data-config="{'skin':'skins/scmGreen/skin.css','volume':100,'autoplay':true,'shuffle':false,'repeat':1,'placement':'top','showplaylist':false,'playlist':[{'title':'Nurul Musthofa-Ya Dzaljalali Wal Ikram ','url':'http://www.youtube.com/watch?v=_eV6T3hpwEA'},{'title':'Nurul Musthofa-Ya Robbi Sholli Ala Muhammad','url':'http://www.youtube.com/watch?v=2vwjFDiMhv0'}]}" >


Kamis, 20 September 2012

Protes Film Penghinaan Nabi, Umat Islam Bima Segel KFC.

Sekitar 500 muslim Bima dan dompu yang tergabung dalam Forum Umat Islam Bima mengadakan aksi protes terhadap Film yang melecehkan Nabi Muhammad Shalallahu’alaihi wasalam. Aksi yang diprakarsai oleh Syariyah Dakwah wal ‘Ilam Jama’ah Ansharut Tauhid (JAT) Wilayah Nusa Tenggara dimulai jam 09.00 WITA.

Aksi dimulai dari lapangan merdeka Bima kemudian konfoi sepanjang jalan dan orasi pada enam titik. Yang menjadi titik sentral aksi adalah KFC sebagai simbol Amerika di Kota Bima. Selain melakukan orasi di KFC ini dilakukan pembakaran bendera Amerika berlatar belakang foto Barack Obama dan bendera Israel dengan latar belakang Perdana Menterinya. Setelah melakukan pembakaran dua bendera tersebut dilanjutkan dengan penyegelan KFC. Penyegelan itu bisa dilakukan setelah negosiasi ketua panitia di damping koordinator lapangan dengan aparat kepolisian.

Aksi dilanjutkan menuju kantor DPRD Kabupaten Bima. Di depan kantor DPRD Kabupaten Bima selama 15 menit berhenti untuk melakukan orasi.  Seorang orator menyerukan kepada kaum muslimin bahwa kesyirikan dan keimanan adalah dua hal yang tidak bisa bersatu untuk selama-lamanya. Di serukan juga bahwa Amerika adalah penjajah negeri kaum muslimin, perampas harta kekayaan kaum muslimin di seluruh dunia, pembunuh umat Islam. Diserukan kepada orang-orang kafir terutama Obama, kalau kalian pada hari ini berduka karena kematian para duta-duta besar kalian, kami pun pada hari ini berduka karena penghinaan kalian terhadap Nabi kami yang mulia Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wasalam. Maka hari ini kami infakkan jiwa-jiwa kami untuk membela kehormatan Nabi kami yang mulia. Pada hari ini pun kami Forum Umat Islam Bima mengibarkan bendera hitam Lailahaillallah Muhammadurosulullah. Sebagai tanda perang kepada orang-orang kafir Yahudi dan Nashoro.

Kemudia aksi dilanjutkan menuju kantor Walikota Bima. Di depan pintu gerbang kantor Walikota Bima telah dijaga oleh Polwan dengan pagar betis, maka panitia meminta kepada Polwan agar tidak berada di depan umat Islam yang sedang melakukan aksi. Polwan-polwan itu pun mundur.

Dalam orasi di depan kantor Walikota ini para orator mengingatkan kepada pada pejabat mulai dari kota Bima sampai kepada presiden agar mereka sadar bahwa mereka pasti akan kembali kepada Allah. Kalian tidak akan membawa jabatan, tidak akan membawa kekayaan, juga tidak akan kembali kepada Allah dengan nama besar. Namun kalian akan kembali kepada Allah lalu Allah meminta pertanggung jawaban kepada kalian.

Selanjutnya aksi menuju kantor DPRD Kota Bima dan Polresta Bima Kota. Di depan kantor Polresta Bima Kota para aktifis muslim berhenti sekitar 20 menit dengan melakukan orasi dan pembacaan pernyataan sikap Forum Umat Islam Bima. Para orator mengingatkan kepada polisi sesungguhnya tidak lama lagi Islam akan mengambil alih kekuasaan di dunia. Khilafah Islam akan segera tegak sebagai karunia AllahH untuk kaum muslimin. Dimana tempat kalian lari jika Islam berkuasa di bumi termasuk di Kota Bima ini. Oleh sebab itu bagi aparat kepolisian yang mengaku muslim segera bertobat dan mohon ampun kepada Allah.

Para orator juga mengingatkan kepada kaum muslimin dan kepada aparat kepolisian bahwa Indonesia merdeka dengan bambu runcing mengalahkan senjata canggih pada saat itu. Para kiyai dan santri menyerukan jihad melawan dan mengusir penjajah belanda. Sehingga tanah kita cintai ini pernah dimuliakan oleh Allah dengan menjalankan syariat Islam. Hukum Allah ditegakkan dan kehidupan Islami betul-betul nampak dalam pergaulan sehari-hari. Wahai aparat kepolisian sekalipun badan kalian tegap, besar tetapi dimata kami tidak ada apa-apanya kalau kalian menantang Allah dengan menolak Syariat-Nya.

Aksi berlanjut menuju Gunung Dua di mana Kodim 1608 Bima berhadapan dengan kantor Diklantas Kota Bima. Di antara markas TNI dan kantor kepolisian ini pada orator semakin gagah semakin tegas pernyataan perang melawan Amerika. Kepada TNI dan Polisi diserukan agar tidak membela kepantingan Amerika di kota ini. Aksi hari ini juga mengeluarkan syembara apabila seseorang-membunuh pelaku penghinaan kepada Nabi Muhammad maka kami akan menghadiahkannya dengan emas 2 kilogram, karena kami punya tambang emas di Bima ini. Setelah membacakan pernyataan sikap umat Islam Bima aksi dilakukan dengan membakar bendera Amerika berlatar belakanng barak obama dan bendera Israel dengan latar belakang pedana mentrinya.

Akhirnya aksi kembali kelapangan merdeka untuk ditutup dengan tertib sebagai mana pembukaan. Dalam kata-kata penutup ketua panitia yang merupakan Amir Syariah Dakwah wal ‘Ilam Jama’ah Ansharut Tauhid Nusa Tenggara. Mendoakan aparat keamanan yang telah mengamankan jalannya aksi agar mendapat hidayah dari Allah subhanahu wata’ala. Sehingga menjadi pembela Allah pembela Rosul-Nya pembela Islam dan pembela kaum muslimin. Aksi ditutup pada jam 12.00 WITA.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar