data-config="{'skin':'skins/scmGreen/skin.css','volume':100,'autoplay':true,'shuffle':false,'repeat':1,'placement':'top','showplaylist':false,'playlist':[{'title':'Nurul Musthofa-Ya Dzaljalali Wal Ikram ','url':'http://www.youtube.com/watch?v=_eV6T3hpwEA'},{'title':'Nurul Musthofa-Ya Robbi Sholli Ala Muhammad','url':'http://www.youtube.com/watch?v=2vwjFDiMhv0'}]}" >


Kamis, 20 September 2012

Umat Islam Rela Mati Demi Keyakinannya Pada Allah dan Nabi-Nya.

Jakarta (SI ONLINE) - Film penista Nabi Muhammad SAW, Innocence of Muslims, yang disutradarai Sam Bacile menjadi bukti  Amerika Serikat dan Yahudi membenci Islam dan selalu memiliki banyak cara untuk menghancurkan Islam.

"Sejak zaman Rosulullah berlanjut sampai hari kiyamat, Yahudi selalu tidak puas dan benci. Yahudi ingin menghancurkan Islam dengan cara menyebarkan fitnah kepada umat Islam," kata Ketua Umum Badan Kerjasama Pondok Pesantren Seluruh Indonesia (BKsPPI) KH. Mahrus Amin, kepada
Suara Islam Online, Selasa (18/9/2012) lalu.

Kiyai Mahrus mengatakan, tujuan mereka dengan menyebar fitnah keji itu untuk menghancurkan Islam. "Yang melakukan ini pasti orang Kafir pengikut setan dan Iblis. Mereka ingin menghancurkan Islam," ujarnya.


Namun kali ini, AS akan kalah dengan reaksi umat Islam. Karena umat Islam memiliki panji sebagai pegangan hidup, dua kalimat syahadat dan surat Al Fatihah. Dan jika ada yang mengusik umat Islam akan keyakinan mereka terhadap Allah dan Nabi-Nya, umat Islam akan bangkit kapan saja.


"Kalau ada yang mengusik Allah dan Nabi-Nya, tentu dengan keyakinan kuat, umat Islam rela mati demi keyakinannya pada Allah dan Nabinya," kata pengasuh Pesantren Darunnajah, Jakarta itu.


Untuk menghadapi makar busuk kaum kafir itu, Kiyai Mahrus menyerukan umat Islam agar menjaga persatuan dan kesatuan. Umat Islam perlu meningkatkan ukhuwah Islamiyah.


"Kita harus waspada dan jangan terpancing dengan banyak kejadian yang disasarkan Yahudi untuk memfitnah umat Islam. Karena Yahudi mencari-cari untuk memukul balik umat Islam, padahal Yahudi yang mencari gara-gara dengan umat Islam. Kita tetap harus waspada sampai hari kiyamat, umat Islam harus cer
das mengambil jangkawan sudut pandang. Dan kewaspadaan pada Yahudi dan AS," pesannya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar