data-config="{'skin':'skins/scmGreen/skin.css','volume':100,'autoplay':true,'shuffle':false,'repeat':1,'placement':'top','showplaylist':false,'playlist':[{'title':'Nurul Musthofa-Ya Dzaljalali Wal Ikram ','url':'http://www.youtube.com/watch?v=_eV6T3hpwEA'},{'title':'Nurul Musthofa-Ya Robbi Sholli Ala Muhammad','url':'http://www.youtube.com/watch?v=2vwjFDiMhv0'}]}" >


Selasa, 25 Juni 2013

Laskar Cilik-Muhammadun

MAULA YA SHOLLI WA SALLIM DAA`IMAN ABADA

`ALA HABIIBIKA KHIROL KHOLQI KULLIHIMI

Muhammadun rasulku sungguh agung akhlakmu

Muhammadun nabiku sangat mulia adabmu

Muhammadun habibku sempurna pekertimu

Muhammadun sayyidku luhur perilakumu

Muhammadun imamku memukaunya amalmu

Muhammadun waliku mempesona sifatmu

Senin, 24 Juni 2013

Habib Rizieq Syihab - Puisi Indonesia.mp4

Saudaraku, ada tiga jenis bencana yang ditimpakan kepada tiga golongan manusia:

Pertama, bencana yang ditimpakan kepada orang yang bertaqwa, itu merupakan ujian untuk keimanannya;

Kedua, bencana yang ditimpakan kepada orang yang senang bertobat tapi juga senang bermaksiat, itu merupakan teguran bagi kelakuannya;

ketiga, bencana yang ditimpakan kepada orang yang selalu bermaksiat, itu merupakan azab dari Alloh baginya.

Semoga kita bisa diberi kesabaran dalam menghadapi cobaan yang Alloh timpakan kepada kita dan semoga kita dimasukan kedalam golongan orang-orang yang sabar. Aamiin


Habib Rizieq Syihab-4 musuh islam yang harus diketahui umat islam

4 MUSUH ISLAM YANG HARUS DIKETAHUI UMAT ISLAM:

1.ZIONIS DAN SALIBIS
2.KAUM LIBERAL
3.ALIRAN SESAT
4.PENDUKUNG MAKSIAT

Tausiyah Habib Rizieq: Nasehat Kepada Presiden SBY dan Densus 88


Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab saat memberikan sambutan dalam deklarasi Pusat HAM Islam Indonesia (PusHAMI). Memberikan sejumlah nasehat kepada berbagai pihak diantaranya presiden RI, Densus 88, dan umat Islam sendiri. Mengawali sambutanya, ia mengingatkan bahwa lembaga HAM Islam memiliki tantangan berat ke depan, sebab pemerintah Indonesia meski sudah memiliki pasal-pasal yang berbicara tentang HAM di UUD1945 dan lembaga Komnas HAM, akan tetapi masih menggunakan pola fikir HAM versi barat.
“Tantangan lebih berat ke depan, meski sudah membuat undang-undang HAM, tapi paradigmanya masih menggunakan paradigma HAM barat,” katanya di hadapan ribuan hadirin, Rabu (14/11) di Masjid Al-Ishlah, Petamburan III, Jakarta Pusat
Diantara bukti bahwa pemerintah Rezim SBY masih menggunakan paradigma HAM barat menurut Habib Rizieq salah satunya ialah sikap SBY yang masih melindungi aliran sesat Ahmadiyah dengan alasan hak hidup dan perlindungan kepada setiap warga negara.
“Jadi artinya, menurut bapak Presiden, Ahmadiyah itu Hak Asasi Manusia. Saya mau tanya; Ahmadiyah itu sesat tidak? Menodai Islam tidak? Apakah kesesatan itu merupakan HAM? Dengan demikian jelas bahwa HAM dalam benak bapak Presiden kita adalah HAM barat, bukan HAM Islam,” lontarnya.
Sikap dan paradigma SBY tersebut menurut Habib Rizieq berujung dengan diberikannya gelar kehormatan kepada SBY berupa penghargaan Knight Grand Cross atau Ksatria Salib Agung dari ratu Elizabeth II.
Habib Rizieq berpendapat, SBY seharusnya memahami diri dan kapasitasnya bahwa dirinya pemimpin negara berpenduduk Muslim terbesar dunia.
“Presiden mesti tahu diri, dia beragama Islam, mestinya dia tidak gegabah, mestinya dia tidak ceroboh menerima penghargaan sebagai Ksatria Salib,” tegasnya.
Habib Rizieq pun mewanti-wanti bahwa  sikap dan pilihan Presiden tersebut nanti akan dipertanggungjawabkan di akhirat. “Jadi kalau Presiden tidak menyadari, hati-hati! Nanti di hari kiamat dikumpulkan di padang mahsyar yang Presiden cari adalah bendera salib,” ungkapnya.
Bantahan terhadap tuduhan Syiah
Dalam kesempatan itu pula, Habib Rizieq menjawab seputar isu miring yang beredar terhadap dirinya yang menyatakan sebagai pengikut Syiah.
“Luar biasa saudara. Saya dituduh Syiah hanya karena pernah berkunjung ke Iran,” tegas Habib Rizieq. Yang menjelaskan pula bahwa  selama tiga tahun dia belajar di sekolah kristen tetapi dia tidak pernah disebut sebagai pengikut kristiani.
“Tapi kenapa saya tidak dianggap Wahabi padahal saya tujuh tahun kuliah di Madinah,” tambahnya.
Lebih jauh, ia mengajak umat Islam untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu. Apalagi, belakangan ini menurutnya, di dalam tubuh umat Islam saat ini rentan dengan budaya saling tuduh.
Bukan hanya masalah Syiah, sikap ini juga diakuinya dalam kasus tuduhan Wahabi, Khawarij, Mu’tazilla hingga Murji’ah yang sering berkembang di masyarakat. Menurutnya, jika semua itu dilakukan tanpa ilmu yang mumpuni justru akan menjadi sasaran empuk operasi intelijen.
Lebih jauh, ia mengingatkan agar tiap perbedaan yang ada dibahas dengan cara yang elegan, santun dan Ilmiah. Dari atas mimbar la dengan lantang meneriakkan “perang” terhadap budaya menghina sahabat yang sering dilakukan oleh Syiah.
Menurut Rizieq, jika cara ilmiah sudah tidak bisa dilakukan menasehati, maka “memerangi” kelompok yang merusak Ahlus Sunnah dinilai wajib.
“Saya ingatkan kepada para laskar FPI, jika ada yang menghina Ali ra, Fatimah ra dan istri-istri Rasulullah dan Ahlul Bait, bakar mimbar mereka lalu perangi mereka,” tegasnya disambut gemuruh takbir para jamaah.
“Begitupun jika ada yang menghina Sayyidina Abubakar, Sayyidina Umar, Sayyidina Ustman dan para Sahabat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wassalan. Bakar mimbarnya dan perangi mereka,” tambahnya lagi.
Menurutnya, permasalahan kesesatan Syiah tidak bisa dibahas dengan sikap yang reaktif. Namun, membangun cara berpikir analisis dan keilmuan jauh lebih penting untuk memberikan pemahaman pada ummat secara utuh tentang kelompok yang dinilai suka menghina Sahabat dan istri Nabi Shallallahu ‘alaihi Wassalam tersebut.
Bahkan, terhadap Ahmadiyah, FPI pun memulainya dengan dialog dan mengajak delegasi dari pihak Ahmadiyah untuk datang. Bukan dengan main hantam dan serang.
Lawan Densus 88
Habib Rizieq juga sempat menyinggung ulah Detasemen Khusus (Densus) 88 Mabes Polri yang kerap kali melakukan penangkapan secara ceroboh dan melakukan penembakan secara membabi buta kepada umat Islam. Menurutnya tindakan Densus 88 tersebut tidak dapat didiamkan terus menerus, umat Islam perlu melakukan perlawanan jika tindakan brutal masih saja dijadikan standar operasi Densus 88.
“Kalau salah tangkap bisa segera dibebaskan, kalau salah tembak langsung mati. Jadi saya ingatkan kepada para pemuda jika tidak punya salah jangan takut rumahnya digerebek Densus 88, lawan…” tegasnya.
Diamnya umat Islam selama ini, menurut Habib Rizieq bukanlah karena takut terhadap Densus 88. Akan tetapi, umat Islam masih menyayangi negeri ini dan mempertimbangkan maslahat banyak hal. Namun, jika memang Densus 88 masih menzalimi umat Islam Indonesia, FPI akan mengumumkan perlawanan.
Ia pun berharap PusHAMi dapat menjadi garda terdepan dalam membela dan mengadvokasi umat Islam yang dizalimi Densus 88 ataupun aparat penegak hukum lainnya. Selain itu, ia meminta agar umat Islam tidak takut dengan kezaliman yang diperbuat Densus 88. Habib Rizieq menyemangati untuk menjaga harga diri dan kemuliaan untuk melawan mereka.
“Daripada anda ditangkap hidup-hidup, dan disuruh mengaku macam-macam yang tidak anda perbuat, lebih baik anda melawan dan mati, ya lebih baik mati” Tegasnya bersemangat.
Habib Rizieq cukup gembira dengan berkumpulnya tokoh-tokoh dan ormas Islam untuk berhimpun membela umat Islam melalui pendirian PusHAMi tersebut. enurutnya menjadi isyarat keinginan umat Islam untuk bersatu.
Maka dari itu, ia meminta umat Islam untuk bijak melihat perbedaan atau khilafiyah dalam persoalan agama. Jika memiliki perbedaan selayaknya dilakukan diskusi dan dialog yang sehat dan kepala dingin penuh kekeluargaan. Tidak mudah untuk langsung main vonis. Pasalnya, menurut Habib Rizieq fenomena asal saling tuduh dan vonis dimanfaatkan oleh intelijen dan BNPT untuk memecah belah umat Islam untuk saling berperang serta mengarahkan pada stigma teroris serta ekstrim.
“Intelijen bermain di antara kita, mereka ingin umat melakukan takfiri (saling mengkafirkan, red), saling membid’ahkan agar kita berpecah belah. Hati-hati saudara,” tegasnya lagi.
Untuk menghadapi itu semua, diperlukan itikad baik umat Islam untuk bersatu dan menjaga persatuan umat.
“Ingatlah saudara Islam bersatu tak bisa dikalahkan,” cetusnya disambut takbir.
- See more at: http://www.arrahmah.com/read/2012/11/19/24864-video-taushiyah-habib-rizieq-nasehat-kepada-sby-dan-densus-88.html#sthash.HWZ3vEgO.dpuf
Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab saat memberikan sambutan dalam deklarasi Pusat HAM Islam Indonesia (PusHAMI). Memberikan sejumlah nasehat kepada berbagai pihak diantaranya presiden RI, Densus 88, dan umat Islam sendiri. Mengawali sambutanya, ia mengingatkan bahwa lembaga HAM Islam memiliki tantangan berat ke depan, sebab pemerintah Indonesia meski sudah memiliki pasal-pasal yang berbicara tentang HAM di UUD1945 dan lembaga Komnas HAM, akan tetapi masih menggunakan pola fikir HAM versi barat.
“Tantangan lebih berat ke depan, meski sudah membuat undang-undang HAM, tapi paradigmanya masih menggunakan paradigma HAM barat,” katanya di hadapan ribuan hadirin, Rabu (14/11) di Masjid Al-Ishlah, Petamburan III, Jakarta Pusat
Diantara bukti bahwa pemerintah Rezim SBY masih menggunakan paradigma HAM barat menurut Habib Rizieq salah satunya ialah sikap SBY yang masih melindungi aliran sesat Ahmadiyah dengan alasan hak hidup dan perlindungan kepada setiap warga negara.
“Jadi artinya, menurut bapak Presiden, Ahmadiyah itu Hak Asasi Manusia. Saya mau tanya; Ahmadiyah itu sesat tidak? Menodai Islam tidak? Apakah kesesatan itu merupakan HAM? Dengan demikian jelas bahwa HAM dalam benak bapak Presiden kita adalah HAM barat, bukan HAM Islam,” lontarnya.
Sikap dan paradigma SBY tersebut menurut Habib Rizieq berujung dengan diberikannya gelar kehormatan kepada SBY berupa penghargaan Knight Grand Cross atau Ksatria Salib Agung dari ratu Elizabeth II.
Habib Rizieq berpendapat, SBY seharusnya memahami diri dan kapasitasnya bahwa dirinya pemimpin negara berpenduduk Muslim terbesar dunia.
“Presiden mesti tahu diri, dia beragama Islam, mestinya dia tidak gegabah, mestinya dia tidak ceroboh menerima penghargaan sebagai Ksatria Salib,” tegasnya.
Habib Rizieq pun mewanti-wanti bahwa  sikap dan pilihan Presiden tersebut nanti akan dipertanggungjawabkan di akhirat. “Jadi kalau Presiden tidak menyadari, hati-hati! Nanti di hari kiamat dikumpulkan di padang mahsyar yang Presiden cari adalah bendera salib,” ungkapnya.
Bantahan terhadap tuduhan Syiah
Dalam kesempatan itu pula, Habib Rizieq menjawab seputar isu miring yang beredar terhadap dirinya yang menyatakan sebagai pengikut Syiah.
“Luar biasa saudara. Saya dituduh Syiah hanya karena pernah berkunjung ke Iran,” tegas Habib Rizieq. Yang menjelaskan pula bahwa  selama tiga tahun dia belajar di sekolah kristen tetapi dia tidak pernah disebut sebagai pengikut kristiani.
“Tapi kenapa saya tidak dianggap Wahabi padahal saya tujuh tahun kuliah di Madinah,” tambahnya.
Lebih jauh, ia mengajak umat Islam untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu. Apalagi, belakangan ini menurutnya, di dalam tubuh umat Islam saat ini rentan dengan budaya saling tuduh.
Bukan hanya masalah Syiah, sikap ini juga diakuinya dalam kasus tuduhan Wahabi, Khawarij, Mu’tazilla hingga Murji’ah yang sering berkembang di masyarakat. Menurutnya, jika semua itu dilakukan tanpa ilmu yang mumpuni justru akan menjadi sasaran empuk operasi intelijen.
Lebih jauh, ia mengingatkan agar tiap perbedaan yang ada dibahas dengan cara yang elegan, santun dan Ilmiah. Dari atas mimbar la dengan lantang meneriakkan “perang” terhadap budaya menghina sahabat yang sering dilakukan oleh Syiah.
Menurut Rizieq, jika cara ilmiah sudah tidak bisa dilakukan menasehati, maka “memerangi” kelompok yang merusak Ahlus Sunnah dinilai wajib.
“Saya ingatkan kepada para laskar FPI, jika ada yang menghina Ali ra, Fatimah ra dan istri-istri Rasulullah dan Ahlul Bait, bakar mimbar mereka lalu perangi mereka,” tegasnya disambut gemuruh takbir para jamaah.
“Begitupun jika ada yang menghina Sayyidina Abubakar, Sayyidina Umar, Sayyidina Ustman dan para Sahabat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wassalan. Bakar mimbarnya dan perangi mereka,” tambahnya lagi.
Menurutnya, permasalahan kesesatan Syiah tidak bisa dibahas dengan sikap yang reaktif. Namun, membangun cara berpikir analisis dan keilmuan jauh lebih penting untuk memberikan pemahaman pada ummat secara utuh tentang kelompok yang dinilai suka menghina Sahabat dan istri Nabi Shallallahu ‘alaihi Wassalam tersebut.
Bahkan, terhadap Ahmadiyah, FPI pun memulainya dengan dialog dan mengajak delegasi dari pihak Ahmadiyah untuk datang. Bukan dengan main hantam dan serang.
Lawan Densus 88
Habib Rizieq juga sempat menyinggung ulah Detasemen Khusus (Densus) 88 Mabes Polri yang kerap kali melakukan penangkapan secara ceroboh dan melakukan penembakan secara membabi buta kepada umat Islam. Menurutnya tindakan Densus 88 tersebut tidak dapat didiamkan terus menerus, umat Islam perlu melakukan perlawanan jika tindakan brutal masih saja dijadikan standar operasi Densus 88.
“Kalau salah tangkap bisa segera dibebaskan, kalau salah tembak langsung mati. Jadi saya ingatkan kepada para pemuda jika tidak punya salah jangan takut rumahnya digerebek Densus 88, lawan…” tegasnya.
Diamnya umat Islam selama ini, menurut Habib Rizieq bukanlah karena takut terhadap Densus 88. Akan tetapi, umat Islam masih menyayangi negeri ini dan mempertimbangkan maslahat banyak hal. Namun, jika memang Densus 88 masih menzalimi umat Islam Indonesia, FPI akan mengumumkan perlawanan.
Ia pun berharap PusHAMi dapat menjadi garda terdepan dalam membela dan mengadvokasi umat Islam yang dizalimi Densus 88 ataupun aparat penegak hukum lainnya. Selain itu, ia meminta agar umat Islam tidak takut dengan kezaliman yang diperbuat Densus 88. Habib Rizieq menyemangati untuk menjaga harga diri dan kemuliaan untuk melawan mereka.
“Daripada anda ditangkap hidup-hidup, dan disuruh mengaku macam-macam yang tidak anda perbuat, lebih baik anda melawan dan mati, ya lebih baik mati” Tegasnya bersemangat.
Habib Rizieq cukup gembira dengan berkumpulnya tokoh-tokoh dan ormas Islam untuk berhimpun membela umat Islam melalui pendirian PusHAMi tersebut. enurutnya menjadi isyarat keinginan umat Islam untuk bersatu.
Maka dari itu, ia meminta umat Islam untuk bijak melihat perbedaan atau khilafiyah dalam persoalan agama. Jika memiliki perbedaan selayaknya dilakukan diskusi dan dialog yang sehat dan kepala dingin penuh kekeluargaan. Tidak mudah untuk langsung main vonis. Pasalnya, menurut Habib Rizieq fenomena asal saling tuduh dan vonis dimanfaatkan oleh intelijen dan BNPT untuk memecah belah umat Islam untuk saling berperang serta mengarahkan pada stigma teroris serta ekstrim.
“Intelijen bermain di antara kita, mereka ingin umat melakukan takfiri (saling mengkafirkan, red), saling membid’ahkan agar kita berpecah belah. Hati-hati saudara,” tegasnya lagi.
Untuk menghadapi itu semua, diperlukan itikad baik umat Islam untuk bersatu dan menjaga persatuan umat.
“Ingatlah saudara Islam bersatu tak bisa dikalahkan,” cetusnya disambut takbir.
- See more at: http://www.arrahmah.com/read/2012/11/19/24864-video-taushiyah-habib-rizieq-nasehat-kepada-sby-dan-densus-88.html#sthash.HWZ3vEgO.dpuf

Habib Rizieq - Kisah Rasul (2) shalla 'alaikallah - laskar cilik

Ayo...kita memuji dengan shalawat nabi
Ayo...cerahkan hari dengan shalawat nabi
Ayo...menghibur hati dengan shalawat nabi

Polwan Dilarang Berjilbab, Ketua MUI : Di Eropa yang Sekuler Saja Polisi Boleh Pakai Atribut Keagamaan.


Bogor (SI Online) - Indonesia adalah negara yang berdasar Ketuhanan Yang Maha Esa. Kebebasan melaksanakan perintah agama dijamin oleh konstitusi. Termasuk bila seorang polisi wanita (polwan) ingin mengenakan jilbab saat bertugas.

"Seharusnya pimpinan Polri berterima kasih dan mendukung penuh anggotanya yang ingin mengamalkan dan taat kepada prinsip dan ajaran agama," kata Ketua MUI KH Muhyidin Junaedi kepada Suara Islam Online, di Bogor, Kamis (6/6/2013).

Jangankan di Indonesia yang berketuhanan, kata Ketua MUI Bidang Kerja Sama Luar Negeri ini, di sejumlah negara di eropa saja polisi dan tentara diperbolehkan jika mereka ingin memakai atribut keagamaan mereka. Padahal negara-negara itu adalah sekuler. "Di beberapa negara Erofa yang sekuler saja polisi dan tentara dibolehkan untuk menggunakan atribut keagamaan," katanya.

Menurut Muhyidin, petugas polisi yang agamis pasti akan loyal kepada peraturan, pemimpin dan Undang-undang. Hal ini akan menjadi modal besar untuk menegakkan hukum. "Insya Allah steril dari korupsi," tandasnya.

Sebelumnya, seorang polwan yang berdinas di Polda Jawa Tengah mengeluhkan karena dilarang memakai jilbab saat mengenakan seragam polisi. Bahkan, kapolri mengeluarkan surat edaran jika pemakaian jilbab dengan seragam dinas polisi hanya diperbolehkan bagi polwan yang berdinas di Polda Nanggroe Aceh Darussalam.

"Kami para polwan minta tolong kepada para ulama, terutama Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk menyampaikan keinginan kami agar diperbolehkan berjilbab," ujar polwan yang tidak bersedia disebutkan namanya kepada Ustaz Wahfiudin seperti dilansir ROL, Selasa (4/6). Bahkan para polwan itu membuat sebuah grup dukungan memakai jilbab di Facebook.

Miris, Polwan Berjilbab akan Kena Sanksi.

Jakarta (SI Online) - Para Polwan muslimah di Indonesia tampaknya masih harus menunggu untuk bisa mengenakan jilbab. Pasalnya, hingga kini aturan pakaian tersebut belum dibuat. Alhasil, hingga kini polwan yang beragama Islam belum diperbolehkan mengenakan jilbab sebagai bagian dari pakaian dinasnya.
  
Aturan jilbab bagi polwan muslim hanya ada di Nangroe Aceh Darussalam. Itu pun bukan berasal dari aturan internal kepolisian, melainkan mengikuti aturan yang dibuat pemprov NAD. Saat di berbagai daerah Polri masih melarang penggunaan jilbab bagi Polwan, NAD justru sebaliknya. Polwan muslim wajib mengenakan jilbab di sana.
  
"Aturan di kepolisian memang tidak boleh berjilbab," terang Wakapolri Komjen Pol Nanan Soekarna, Ahad(9/6/2013).

Di lingkungan Mabes Polri, masih terdapat kekhawatiran kinerja polwan akan terganggu jika mengenakan jilbab. Karenanya, aturan penggunaan jilbab belum masuk dalam regulasi mengenai pakaian dinas Polri.
  
Menurut Nanan, karena aturan yang ada belum membolehkan polwan untuk berjilbab, maka semua polwan wajib mengikuti. Jika nekat mengenakan jilbab, sang polwan bisa kena sanksi teguran. Lain halnya jika sudah ada aturan, minimal berupa Peraturan Kapolri, yang memasukkan jilbab dalam daftar pakaian dinas.
  
Nanan mengatakan, pihaknya paham jika ada sejumlah polwan yang ingin mengenakan jilbab. Sayangnya, aturan belum menolerir adanya polwan yang mengenakan jilbab.

"Kalau keberatan sebetulnya ya silahkan, tidak usah jadi polwan," tambah perwira yang akan memasuki masa pensiun itu.

Jumat, 21 Juni 2013

Habib Rizieq Syihab Ya Thoiba, Sholatun, DLL 2012



Sholatun bisalamil mubin…linugthotit ta’yii ni ya ghoroomii)6X

Nabiyyuna kaana ashlattak wiini….min ngahdi kun fayakuunu yaa ghoroomii(2X)


Ayaman ja’ana khakkon nadhiiri…mughiitsan musbilan subularoshaadi(2X)


Allah Ya Allah Ya Allah Ya Allah (4X)

Rosulullahiyaa dhowiil jabiini… wayaamanja’abil khakkil mubiin(2X)


Sholatulam tazal tutlaa ngalaika…kami’ thorin nasiim tuhdaa ilaika (2X)

FPI Tolak Kenaikan BBM!

Depok – KabarNet: Front Pembela Islam (FPI) menolak keras rencana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) oleh pemerintah. Sebab, kenaikan harga BBM itu secara langsung akan menaikkan harga kebutuhan pokok. 

 

FPI mengkhawatirkan akan banyak masyarakat lebih sengsara meski mendapatkan dana Bantuan Langsung Sosial Masyarakat (BLSM).

Ketua FPI Kota Depok Habib Idrus Al Gadri mengatakan, rakyat selalu dicekoki umpan, berupa dana BLSM yang hanya bersifat sementara. Padahal beban yang akan ditanggung jauh lebih lama. Dana BLSM, tak akan MENJAMIN rakyat sejahtera.

Habib Idrus juga berharap pemerintah membenahi terlebih dahulu sistem perminyakan di Indonesia. Di antaranya tidak menjual minyak mentah ke luar negeri melainkan diolah di dalam negeri. Selain itu Habib Idrus juga mengatakan kenaikan BBM diakibatkan oleh pemerintahan KORUP.

“Yang salah kan rakyat kenapa milih partai partai yang suka korupsi, nah sekarang rakyat menanggung akibatnya, dan yang ada dicekokin dana BLSM yang sekedar untuk menghibur rakyat. Bagaimana kedepan anak cucunya, apa mau dicekokin juga dengan BLSM? Pejabat hanya jadi PERAMPOK UANG RAKYAT,” ujarnya di Depok, Kamis 13 Juni 2013.

“Partai besar berlomba-lomba MALING UANG RAKYAT sampai trilyunan dan milyaran. Ironisnya, tanpa malu dan berdosa, mereka melambaikan tangan sambil tersenyum, seolah-olah bangga dengan perbuatan jahatnya terhadap rakyat, perampok berdasi, jangan dibilang korupsi, bilang saja MALING DAN PERAMPOK UANG RAKYAT,” paparnya.

Dana BLSM, kata Habib Idrus, juga bukan dari pemerintah. Tetapi uang rakyat yang harus dikembalikan kepada rakyat. Habib Idrus khawatir, setelah dana BLSM selesai, maka rakyat kesulitan mencari makan.

Inilah 44 Fakta Kebohongan SBY terkait Harga BBM.

Jakarta – KabarNet: Dalam waktu dekat ini, Presiden SBY berencana kembali menaikkan harga BBM. Supaya terkesan kenaikan harga BBM ini “tak terhindarkan”, berbagai alasan pun diajukan. Sayangnya, media massa di Indonesia tidak kritis. Mereka lebih banyak bertindak sebagai “JUBIR” pemerintah ketimbang menyampaikan informasi yang sehat kepada rakyat. Karena itu, supaya masyarakat punya perspektif lain mengenai kenaikan harga BBM, berikut kami tuliskan beberapa fakta untuk menyingkap kebohongan di balik alasan pemerintah menaikkan harga BBM. 

Pemerintah menyatakan: Subsidi BBM telah menyebabkan defisit APBN, Kenyataannya:
 
1. Subdidi BBM di APBN 2013 hanya Rp Rp193,8 triliun atau sekitar 12% dari total APBN. Faktanya, anggaran untuk membiayai aparatus negara mencapai 79% dari APBN. Sementara untuk membayar gaji pegawai mencapai 21%.

2. Setiap tahun APBN juga dibebani oleh pembayaran cicilan utang dan bunganya. Untuk tahun 2012, porsi pembayaran utang mencapai Rp113,2 triliun. Pada APBN 2013, anggaran pembayaran utang mencapai 21%. Padahal, sebagian besar utang itu tidak pernah dinikmati oleh rakyat.

3. Pemborosan anggaran justru banyak dilakukan oleh pejabat negara: gaji Presiden SBY mencapai US$ 124.171 atau sekitar Rp 1,1 miliar per tahun (tertinggi ketiga di dunia); anggaran perjalanan dinas para pejabat negara Rp 21 triliun.

4. Biaya pidato SBY untuk merespon HUT Kemerdekaan sebesar Rp 1,2 milyar; anggaran untuk parkiran kendaraan roda dua di Istana mencapai Rp12,3 miliar, anggaran untuk 12 staf kepresidenan senilai Rp 27,5 miliar (tahun 2012), dan lain-lain. (Sumber: FITRA)

5. Presiden SBY menghabiskan Rp 839 juta hanya untuk urusan bajunya.Sementara anggaran furniture Istana Negara mencapai Rp 42 miliar setiap tahunnya. Untuk penyusunan pidatonya saja, Presiden SBY pun harus menggerus dana APBN sebesar Rp1,9 milyar. Sedangkan untuk kebutuhan pengamanan pribadi, presiden SBY juga menggelontorkan uang APBN sebesar Rp52 milyar. (Sumber: FITRA).

6. Setiap tahunnya pemerintahan SBY memboroskan anggaran sebesar Rp 300 trilyun. Sebagian besar pemborosan itu terjadi untuk melayani pejabat, seperti pembiayaan baju seragam, biaya makan dan minum perjalanan dinas, dan fasilitas kebutuhan pejabat. (Sumber: FITRA).

7. Berdasarkan temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), selama tujuh tahun kepemimpinan Presiden SBY, sedikitnya Rp 103 triliun uang negara disalahgunakan atau dikorupsi. (Sumber: FITRA).
8. Tingkat kebocoran APBN masih sangat tinggi. Menurut FITRA, tiap tahun kebocoran APBN mencapai 30%. Artinya, jika total APBN mencapai Rp 1600 triliun, berarti ada Rp 320-an triliun uang negara yang menguap tidak jelas.

9. Pada kenyataannya, pembengkakan pengeluaran APBN 2013 tidak hanya berasal dari faktor subsidi, tapi dimungkinkan pula oleh risiko fiskal yang membesar, pembayaran utang yang lebih banyak karena depresiasi rupiah, atau pos lainnya.

10. Ketika subsidi BBM terus meningkat, penerimaan negara dari sektor migas juga meningkat. Pada tahun 2005, penerimaan migas baru mencapai Rp 138,9 triliun. Lalu, pada tahun 2010 penerimaan menjadi Rp 220 triliun. Tahun 2012 lalu, penerimaan migas mencapai 265,94 Triliun.

11. Menurut Ahmad Erani Yustika, ekonom dari INDEF, selama kurun 2005 hingga 2010, persentase subsidi energi terhadap penerimaan migas baru mencapai 64% (minyak sebesar 44% dan listrik 20%). Persentase yang sangat tinggi tercatat pada 2005 yang mencapai 75,2% dan 2008 sebesar 77,2%.

Pemerintah menyatakan: subsidi BBM salah sasaran dan hanya dinikmati oleh segelintir kaum kaya. Menurut pemerintah, sekitar 70% subsidi BBM justru dinikmati kaum kaya. Bantahannya:

12. Hasil kajian KEN menyatakan, subsidi BBM hanya dinikmati 12 persen masyarakat miskin (29 juta jiwa) dan 28 persen masyarakat rentan (70 juta jiwa).60 persen subsidi BBM dinikmati kalangan mampu dan kaya (150 juta jiwa).Pertanyaannya: benarkah kalangan mampu dan kaya di Indonesia mencapai 150 juta jiwa? Apa ukuran KEN menyebut 150 juta jiwa Indonesia itu kaya dan mampu.

13. Kajian dan penelitian ECONIT justru menemukan fakta berbeda. Menurut ECONIT, 65% BBM bersubsidi dinikmati oleh keluarga berpendapatan 4 USD (Dollar AS) ke bawah. Sementara sisanya dinikmati oleh keluarga berpendapatan 4 USD ke atas.

14. Penelitian Fraksi PDI Perjuangan di DPR juga menemukan kesimpulan berbeda. Menurutnya, BBM bersubsidi dikonsumsi oleh sebanyak 64 persen kendaraan bermotor dan mobil sebanyak 36 persen. Kita tahu, motor bukan lagi barang mewah di Indonesia. Sudah begitu, banyak rakyat miskin menggantungkan hidup dari profesi sebagai tukang ojek.

15. Selain itu, konsumen BBM bersubsidi bukan hanya sektor transportasi.Dalam Peraturan Presiden No. 15 Tahun 2012 Tentang Harga Jual Eceran dan Konsumen Pengguna Jenis Bahan Bakar Tertentu, antara lain, disebutkan: pengguna BBM bersubsidi juga meliputi nelayan dan pembudi daya ikan skala kecil, usaha pertanian kecil dengan luas maksimal 2 hektar, usaha mikro (UMKM), dan pelayanan umum seperti krematorium. Artinya, jika BBM dinaikkan, sektor usaha kecil ini akan ambruk.

Indonesia adalah negara yang kaya sumber energi. Kita punya cadangan minyak, gas, dan batubara yang melimpah. Lantas, kenapa negara ini seakan mengalami krisis energi?

16. Produksi minyak mentah siap jual (lifting) nasional terus menurun. Sebelum SBY berkuasa pada tahun 2004, lifting minyak masih berkisar 1,4 juta barel perhari. Namun, pada akhir 2011 lalu, produksi minyak Indonesia hanya 905.000 barel perhari. Bahkan, pada tahun 2012 ini, produksi minyak cuma berkisar 890.000 barel perhari.

17. Penyebab turunnya produksi minyak mentah Indonesia adalah produksi minyak Indonesia mengandalkan sumur-sumur tua dan kurangnya minat pemerintah untuk berinvestasi di sektor eksplorasi minyak.

18. Indonesia sebetulnya masih punya cadangan minyak. Menurut Kurtubi, cadangan minyak kita masih berkisar 50 miliar hingga 80 miliar barel.Seharusnya, kata Kurtubi, Indonesia sanggup memproduksi minyak 1,5 juta barrel per hari. Akan tetapi, karena ketidakmampuan pemerintah, maka kemampuan kita hanya 890.000 barel per hari.

19. Produksi minyak Indonesia sebagian besar dikuasai oleh produksi asing.Data Kementerian ESDM tahun 2009 menyebutkan, pertamina hanya hanya memproduksi 13,8%. Sisanya dikuasai oleh swasta asing seperti Chevron (41%), Total E&P Indonesie (10%), Chonoco-Philips (3,6%) dan CNOOC (4,6%). Data ini tidak berbeda jauh dengan temuan Indonesian Re­sour­ce Studies (IRESS), bahwa Pertamina memproduksi hanya 15 persen dan 85 persen diproduksi oleh asing.

20. Tata kelola migas saat ini, yang masih mengacu pada UU nomor 22 tahun 2001 tentang Migas, sangat merugikan negara. Akibat UU migas yang sangat liberal itu, sebagian besar kekayaan migas Indonesia jatuh ke tangan korporasi asing. Sudah begitu, hasil produksinya pun dijual dengan harga murah ke luar negeri seperti dalam kasus gas (kasus LNG Tangguh).

21. Selain itu, akibat tata kelola migas yang tidak benar, Indonesia juga dibebani oleh biaya cost recovery yang terus meningkat tiap tahunnya.Bayangkan, pemerintah setiap tahun harus membayar sekitar Rp 120 triliun hanya untuk cost recovery.

22. Seharusnya, ketika harga minyak dan gas dunia naik, seharusnya perusahaan atau kontraktor migas di Indonesia menikmati rejeki nomplok berupa “windfall profit”. Sayangnya, pemerintah Indonesia belum berani memberlakukan windfall profit tax kepada korporasi atau kontraktor asing tersebut.

Belakangan banyak pihak yang menuding, ada kepentingan asing di balik kenaikan harga BBM ini. Terutama untuk meliberalkan sektor hilir migas Indonesia.

23. Sejak tahun 2008, Organisasi Kerjasama dan Pengembangan Ekonomi (OECD) sudah “mengejar-ngejar” pemerintah Indonesia agar memastikan penghapusan subsidi BBM. Lalu, pada 1 November 2010, Sekjend OECD Angel Gurria menemui sejumlah Pejabat Tinggi Indonesia, termasuk Wapres Boediono dan Menkeu Agus Martowardoyo. Di situ, OECD berusaha menyakinkan pemerintah Indonesia agar segera menghapus subsidi BBM dan listrik hingga 2014.

24. Dalam forum G-20 di Pittsburgh (2009) dan Gyeongju (2010), proposal penghapusan subdisi BBM makin gencar disuarakan. Di Pittsburgh, G20 memaksa negara anggotanya, termasuk Indonesia, segera menghapus subsidi BBM secara bertahap. Di Gyeongju, Korea Selatan, Pemerintah Indonesia menjanjikan akan melaksanakan penghapusan subdisi energi, khususnya BBM dan TDL, dimulai pada tahun 2011.

25. Pada saat yang bersama, desakan serupa juga gencar dilakukan oleh lembaga seperti IMF, Bank Dunia, USAID dan ADB. Lembaga-lembaga tersebut memaksa pemerintah Indonesia segera menghapus subsidi energi paling lambat tahun 2014. Dengan demikian, terkait rencana penghapusan subsidi energi ini (BBM dan TDL), pemerintah Indonesia sudah dikejar jadwal.

26. Kenaikan harga BBM ini merupakan desakan dari lembaga dan negara asing untuk mempercepat liberalisasi sektor hilir migas di Indonesia. Dengan demikian, pemain asing bisa turut bermain dalam bisnis BBM di Indonesa.

27. Sejak tahun 2005 lalu, tiga perusahaan asing sudah menyiapkan kesiapannya untuk membangun stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di berbagai wilayah di Indonesia. Ketiganya adalah Shell (milik Inggris dan Belanda), Petronas (Malaysia), dan Total (Prancis). Pada tahun 2006, Dirjen Migas ESDM sudah mencatat, setidaknya 25% perusahaan swasta (lokal dan asing) sudah mendapat ijin prinsip ataupun ijin usaha untuk terlibat bisnis BBM.

28. Dua pemain asing utama, Shell dan Petronas, berencana membangun ratusan SPBU untuk menyambut potensi bisnis BBM itu: Shell berencana membangun 400 SPBU dan Petronas akan membangun 500 SPBU. Sejumlah perusahaan swasta lokal juga sudah merintis usaha yang sama.

29. Pada kenyataannya, menurut Institute For Global Justice (IGJ), sebanyak 176 negara di dunia masih memberikan subsidi energi. Diantara negara itu: Amerika Serikat sebesar $502 billion, China sebesar $279 billion, dan Russia sebesar $116 billion. Subsidi BBM di negara maju ini terkait erat dengan kebijakan industri dan perdagangan mereka.

30. Negara-negara kaya energi lainnya berhasil membuat harga jual BBM mereka sangat rendah: Venezuela (0,08 USD/Rp.774), Mesir (0,09 USD/Rp.871), Saudi Arabia (0,10 USD/Rp 968), Qatar (0,12 USD/Rp 1,161), Bahrain (0,15 USD/Rp 1,452), Libya (0,15 USD/Rp 1,452), Turkmenistan (0,17 USD/Rp 1,645), Kuwait (0,17 USD/Rp 1,645), Aljazair (0,17 USD/Rp 1,645), dan Iran (0,21 USD/Rp 2,032).

Pemerintah mengklaim, kenaikan harga BBM akan menguntungkan rakyat.Sayangnya, pemerintah tidak bisa menjelaskan argumentasi itu lebih jauh. Pada kenyatannya, kenaikan harga BBM justru akan menyengsarakan rakyat.

31. Kenaikan harga BBM akan memicu kenaikan harga barang, termasuk kebutuhan pokok. Selanjut, kenaikan harga barang ini akan memicu kenaikan biaya hidup lainnya, seperti sewa kontrakan.

32. Kenaikan harga BBM akan mendorong kenaikan tarif angkutan umum dan alat transportasi lainnya. Akibatnya, pengeluaran rakyat untuk urusan transportasi akan meningkat, seperti ongkos bepergian, transportasi berangkat ke tempat kerja, dan ongkos transportasi anak bersekolah.

33. Kenaikan harga BBM akan membebani industri berupa kenaikan biaya produksi. Tentu saja, untuk mengimbanginya, pengusaha akan melakukan efisiensi. Pilihannya: mereka akan memangkas kesejahteraan buruh atau mengurangi jumlah pekerja. Dengan demikian, kenaikan harga BBM akan memicu penurunan kesejahteraan dan gelombang PHK.

34. Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), yang jumlahnya mencapai 99,9% dari keseluruhan pelaku usaha di Indonesia, akan terkena dampak kenaikan harga BBM. Kenaikan harga BBM jelas membuat biaya produksi UMKM yang menggunakan BBM akan meningkat. Selain itu, biaya transportasi dan distribusi barang juga akan meningkat.

Pemerintah berdalih, dampak kenaikan harga BBM bisa ditekan dengan pemberian dana bantuan langsung kepada rakyat miskin. Benarkah?

35. Kenaikan harga BBM akan memicu kenaikan harga barang dan biaya hidup rakyat. Artinya, daya beli rakyat akan merosot. Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI) memperkirakan, kenaikan harga BBM akan menyebabkan daya beli buruh akan menurun hingga 30 persen. Pengamat ekonomi, Yanuar Rizky, menambahkan kenaikan harga BBM tidak hanya memukul kelompok masyarakat bawah, tetapi juga kelompok menengah tengah. Bahkan, sekitar 90 persen masyarakat Indonesia akan menurun daya belinya.

36. Data menunjukkan tenaga kerja yang betul-betul dianggap bekerja penuh (minimal 35 jam/minggu) hanya sekitar 70%, sedangkan sisanya adalah setengah penganggur dan penganggur terbuka. Lebih dramatis lagi, mereka yang dianggap bekerja penuh ternyata 65% bekerja di sektor informal dan hanya 35% bekerja di sektor formal (BPS, 2011). Artinya, mereka ini sangat rentan terkena dampak kenaikan harga BBM dan merosot tingkat kesejahteraannya.

37. Belajar dari pengalaman Bantuan Langsung Tunai (BLT), sebagian besar warga miskin menggunakan dana BLT untuk konsumsi selama beberapa hari saja. Padahal, dampak kenaikan harga BBM berjangka panjang dan berdimensi luas.

38. Kenyataan juga menunjukkan, bahwa pada awal 2006 (setahun setelah kenaikan harga BBM) jumlah orang miskin melonjak menjadi 39,05 juta (17,75%). Artinya, program BLT saat itu tidak berhasil menekan dampak kenaikan harga BBM.

39. BLT tidak membuat rakyat produktif dan mandiri. Artinya, sekalipun rakyat diberi BLT, tidak ada peluang mereka untuk keluar dari kemiskinan. Sebab, mereka tetap tidak punya pekerjaan dan tidak punya akses terhadap alat produksi.

39. Sasaran penerima BLT ini sangat sedikit dan tidak menjangkau seluruh rakyat yang terkena dampak kenaikan harga BBM. Pada tahun 2005, ketika SBY menaikkan harga BBM dua kali, jumlah penerima BLT hanya 19,1 juta keluarga.Sementara pada tahun 2012, jumlah penerima BLSM hanya sekitar 18,2 juta keluarga.

40. sebagian besar dana program dana BLT ini dapat melalui pinjaman luar negeri dengan bunga tinggi. Dengan demikian, program ini tidak lebih sebagai strategi kapital untuk mendorong permintaan dengan utang-konsumsi.

41. Lebih jauh lagi, program BLT hanya melahirkan klientalisme. Masalahnya, seperti dalam kasus pemilu 2009, BLT dijadikan alat kampanye politik dan dibagikan menjelang hari pemilihan.

Menurut Menteri ESDM, kenaikan harga BBM adalah keinginan masyarakat.Menteri dari Partai Demokrat ini mengklaim menerima masukan dari banyak kelompok masyarakat. Faktanya:

42. Menteri ESDM Jero Wacik tida bisa menunjukkan kelompok masyarakat yang mana yang menginginkan kenaikan harga BBM. Selain itu, Jero Wacik juga tidak bisa membuktikan bahwa aspirasi kelompok masyarakat dimaksud mewakili kepentingan seluruh rakyat Indonesia.

43. Sejak isu kenaikan harga BBM muncul, hampir setiap hari terjadi aksi demonstrasi menolak kenaikan harga BBM di berbagai tempat di seluruh Indonesia. Sebaliknya, kita belum pernah menyaksikan adanya aksi demonstrasi mendukung kenaikan harga BBM.

44. Mekanisme terbaik untuk menentukan apakah rakyat setuju atau tidak dengan kenaikan harga BBM adalah referendum. Kita menantang SBY dan kroninya untuk menggelar referendum guna membuktikan apakah rakyat setuju atau menolak kenaikan harga BBM.

Senin, 17 Juni 2013

Habib Ahmad bin Hamid Al-Kaaf, Waliyullah Dengan Empat Pesan.

Beliau dikenal sebagai salah seorang ulama besar di Palembang.Banyak ulama dari berbagai penjuru Nusantara mengaji kepada beliau.
 
Ada pendapat, Palembang bisa di ibaratkan sebagai Hadramaut (markas para Habib dan Ulama besar). Sebab di Palembang memang banyak Habib dan Ulama besar, demikian pula makam-makam mereka. Salah seorang diantaranya adalah Habib Hamid Al-Kaaf, yang juga dikenal sebagai wali masthur. Iaitu wali yang karamah-karamahnya tersembunyi. Padahal karamahnya cukup banyak. 

Salah satu karamahnya ialah ketika beliau menziarahi orang tua beliau (Habib Hamid Al-Kaff dan Hababah Fathimah AL-Jufri) di kampung yusrain, 10 Ilir Palembang. Dalam perjalanan kebetulan turun hujan lebat dan deras. Untuk bebrapa saat beliau mengibaskan tangan beliau ke langit sambil berdoa. Ajaib, hujanpun reda.
 
Nama beliau adalah Habib Ahmad bin Hamid Al-Kaff. Sampai di akhir hayat beliau tinggal di jalan K.H. Hasyim Asy’ari No. 1 Rt 01/I, 14 Ulu Palembang. Beliau lahir di Pekalongan Jawa Tengah dan dibesarkan di Palembang. Sejak kecil beliau diasuh oleh Habib Ahmad bin Abdullah bin Thalib Al-Attas.

Uniknya, hampir setiap pagi buta, Habib Ahmad Al-Attas menjemput muridnya ke rumahnya untuk shalat subuh berjama’ah karena sangat menyaynginya. Saking akrabnya, ketikabermain-main di waktu kecil, Habib Ahmad bin Hamid Al-Kaff sering berlindung di bawah jubah Habib Ahmad Al-Attas. Ketika usia 7 tahun saat anak-anak lain duduk di kelas satu madrasah Ibtidaiyyah, Habib Ahmad belajar ke Tarim Hadramaut Yaman bersama sepupunya Habib Abdullah yang akrab dipanggil Habib Endung

Di sana mereka berguru kepada Habib Ali Al-Habsyi. Ada sekitar 10 tahun beliau mengaji kepada sejumlah ulama besar di Tarim. Salah seorang guru beliau adalah Habib Ali Al-Habsyi, ulama besar penulis Maulid Simtuth Durar. Selama mengaji kepada Habib Ali Al-Habsyi , beliau mendapat pendidikan disiplin yang sangat keras. Misalnya sering hanya mendapatkan sarapan3 butir kurma. Selain kepada Habib Ali , beliau juga belajar tasawuf kepada Habib Alwi bin Abdullah Shahab . sedangkan sepupu beliau Habib Endung belajar fiqih dan ilmu-ilmu alat  seperti nahwu, sharaf dan balaghah. Sepulang dari Hadramaut pada usia 17 tahun . Habib Ahmad bin Hamid Al-Kaff menikah dengan Syarifah Aminah Binti Salim Al-Kaff . meski usianya belumgenap 20 tahun namun beliau sudah mulai dikenal sebagai ulama yag menjalani kehidupan zuhud dan mubaligh yang membuka majlis ta’lim. Dua diantara murid beliau yakni Habib Alwi  Bahsin dan Habib Syaikhan Al-gathmir belakangan dikenal pula sebagai ulama dan mubaligh

Selain di Palembang, Habib Ahmad juga berdakwah dan mengajar di beberapa daerah ditanah air, misalnya madrasah Al-Khairiyah Surabaya. Salah seorang murid beliau yang kemudian dikenal sebagai ulama adalah Habib Salim bin Ahmad bin Jindan ulama terkemuka yang wafat pada tahun 1969 di Jakarta, 

Empat Pertanyaan

Ketinggian ilmu dan kewalian Habib Ahmad al-Kaff diakui oleh Habib Alwi bin Muhammad Al-Haddad, ulama besar dan wali yang bermukim di Bogor. Diceritakan pada suatu hari seorang habib dari Palembang (Habib Ahmad bin Zen bin Syihab) dan rakan-rakannya menjenguk Habib Alwi, mengharap berkah dan hikmahnya
 
Mengetahui bahwa tamu-tamunya dari Palembang, dengan spontan Habib Alwi berkata, “Bukankah kalian mengenal Habib Ahmad bin Hamid al-Kaff ?. Buat apa kalian jauh-jauh datang ke sini, sedangkan di kota kalian ada wali yang maqam kewaliannya tidak berbeda denganku ? Saya pernah bertemu dia di dalam mimpi”. Tentu saja rombongan dari Palembang tersebut kaget. Maka Habib Alwi menceritakan perihal mimpinya. Suatu hari Habib Alwi berpikir keras bagaimana cara hijrah dari bogor untuk menghindari teror dari aparat penjajah belanda. Beliau kemudian bertawasul kepada Rasulullah SAW, dan malam harinya beliau bermimpi bertemu Rasulullah SAW memohon jalan keluar untuk masalah yang dihadapinya. Yang menarik, di sebelah Rasul duduk seorang laki-laki yang wajahnya bercahaya.
 
Maka Rasulullah SAW pun bersabda, “Sesungguhnya semua jalan keluar dari masalahmu ada di tangan cucuku di sebelahku ini”. Dialah Habib Habib Ahmad bin Hamid al-Kaff. Maka Habib Alwi pun menceritakan persoalan yang dihadapinya kepada Habib Ahmad al-Kaff- yang segera mengemukakan pemecahan/jalan keluarnya. Sejak itulah Habib Alwi membanggakan Habib Ahmad al-Kaff.

Sebagaimana para waliyullah yang lain, Habib Ahmad al-Kaff juga selalu mengamalkan ibadah khusus. Setiap hari misalnya, Mursyid Tariqah Alawiyah tersebut membaca shalawat lebih dari 100.000 kali. Selain itu beliau juga menulis sebuah kitab tentang tata cara menziarahi guru beliau Habib Ahmad Al-Attas. Beliau juga mewariskakn pesan spiritual yang disebut Pesan Pertanyaan yang empat, yaitu empat pertanyaan mengenai ke mana tujuan manusia setelah meninggal.
 
Lahirnya empat pertanyaan tersebut bermula ketika Habib Ahmad al-Kaff diajak oleh salah seorang anggota keluarga untuk menikmati gambus. Seketika itu beliau berkata, “Aku belum hendak bersenang-senang sebelum aku tahu apakah aku akan mengucapkan kalimat tauhid di akhir hayatku. Apakah aku akan selamat dari siksa kubur, apakah timbangan amalku akan lebih berat dari dosaku, apakah aku akan selamat dari jembatan shiratal mustaqim”. Itulah yang dimaksud denganempat pertanyaan” yang dipesankannya kepada para murid, keluarga dan keturunannya

Habib Ahmad al-Kaff wafat di Palembang pada 25 Jumadil akhir 1275H/1955M. Jenazah beliau dimakamkan di komplek pemakaman Telaga 60, 14 Hulu Palembang. Beliau meninggalkan lima anak: Habib Hamid, Habib Abdullah, Habib Burhan, Habib Ali dan Syarifah Khadijah.

Sabtu, 15 Juni 2013

Untuk Ibunda Di Seluruh Dunia.

Pada suatu hari, ketika Hasan al-Bashri thawaf di Ka’bah, Makkah, beliau bertemu dengan seorang pemuda yang memanggul keranjang di punggungnya. Beliau bertanya padanya apa isi keranjangnya. “Aku menggendong ibuku di dalamnya,” jawab pemuda itu. “Kami orang miskin. Selama bertahun-tahun, ibuku ingin beribadah haji ke Ka’bah, tetapi kami tak dapat membayar ongkos perjalanannya. Aku tahu persis keinginan ibuku itu amat kuat. Ia sudah terlalu tua untuk berjalan, tetapi ia selalu membicarakan Ka’bah, dan kapan saja ia memikirkannya, air matanya bergelinang. Aku tak sampai hati melihatnya seperti itu, maka aku membawanya di dalam keranjang ini sepanjang perjalanan dari Suriah ke Baitullah. Sekarang, kami sedang thawaf di Ka’bah! Orang-orang mengatakan bahwa hak orangtua sangat besar. Pemuda itu bertanya, “Ya Imam, apakah aku dapat membayar jasa ibuku dengan berbuat seperti ini untuknya?” Hasan al-Bashri menjawab, “Sekalipun engkau berbuat seperti ini lebih dari tujuh puluh kali, engkau takkan pernah dapat membayar sebuah tendanganmu ketika engkau berada di dalam perut ibumu!”
******
“Kasih ibu kepada beta
Tak terhingga sepanjang masa
Hanya memberi
Tak harap kembali
Bagai sang surya menyinari dunia”
***
Robbighfir lii wa li waalidayya warhamhumaa kamaa robbayaanii shoghiiroo
“Ya Tuhanku! Ampunilah aku, ibu bapakku dan kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil.”
*********
:: Kisah diambil dari buku Pencerah Mata Hati Karya Sheikh Muzaffer Ozak

12 FITNAH TERHADAP SYEKH MUHAMAD BIN ABDUL WAHAB.



 1. Aku di Fitnah Telah membatalkan para Imam Madzhab.

2. Aku di Fitnah Telah mengatakan bahwa umat islam sejak 600 tahun yang lalu mereka semuanya sesat.

3. Aku di Fitnah Telah mengajar orang untuk Ijtidad keluar dari Madzhab.

4. Aku di Fitnah katanya saya Telah tidak Taqlid.

5. Aku di Fitnah Bahwa Perbedaan ulama adalah Adzab/siksa.

6. Aku di Fitnah bahwa saya mengkafirkan orang TAWASUL kepada orang Sholeh.

7. Aku di Fitnah Telah mengkafirkan Imam Qusyayri dengan Kitab BURDAHNYA.

8. Aku di Fitnah Andaikata aku mampu menghancurkan Rumahnya Nabi Niscaya Aku hancurkan Rumah Nabi.

9. Aku di Fitnah andai Punya kemampuan niscaya aku Ambil Mizabnya Ka'bah untuk diganti dengan Kayu.

10. Aku di Fitnah katanya Telah Mengingkari BERZIARAH KUBUR NABI.

11. Aku di Fitnah Katanya Telah melarang Berziarah Kubur kepada kedua orang Tua.

12. Aku di Fitnah katanya Telah mengkafirkan orang yang besumpah kepada Selain Allah.

Jumat, 14 Juni 2013

Hadiah Terindah Untuk Wanita


Satu saat di tengah hembusan angin dan gelapnya malam menangis seorang wanita yg sangat di cintai oleh Rosulullah saww, dialah penghulu para wanita nantinya di syurga…yaitu Sayyidatuna Fatimah binti Muhammad saw.

Berkata Sayyidatuna Asma’ binti Humais,”Demi Allah apa yg telah membuatmu menangis Wahai binti Rosulillah..?”

Lantas Sayyidatuna Fatimah berkata : “Aku memikirkan tetang apa yg diperbuat oleh orang-orang terhadap jenazah seorang wanita, membungkusnya dengan kain kafan dan membawanya dalam keadaan bentuk tubuhnya yang nampak..!!!

Asma’ : “Subhanallah.. atas apa ayahmu mendidikmu..? Ayahmu telah mendidikmu dengan rasa malu yang sangat tinggi. Engkau malu kalo jasadmu tampak di hadapan orang-orang/laki-laki yg bukan muhrim..”

Kemudian Asma’ binti Humais berkata untuk Sayyidatuna Fatimah : “Wahai Fatimah aku mendengar di negeri Habasya mereka menaruh jenazah dalam peti kayu sebagai penutup yg dapat menutupi jasad…”. Mendengar hal tersebut Sayyidatuna Fatimah sangat gembira seraya berkata : “Aku wasiatkan kepadamu wahai Asma’ untuk membuatkannya untuk jenazahku nantinya..”

Kemudian Sayyidatuna Fatimah memanggil Sayyidina Ali bin Abi Thalib dan berkata : “ Aku merasa ajalku kian dekat Wahai Suamiku, Aku mewasiatkan atasmu 3 perkara, yaitu :

Yang pertama : Setelah aku meninggal dunia nantinya, menikahlah dengan Umamah binti Ukhti Zainab.

Yang kedua : Jangan ada yang memandikanku selain Engkau Wahai Ali…

Yang ketiga : Kuburkanlah aku di malam hari.”

Tidak lama kemudian Sayyidatuna Fatimah dipanggil oleh Allah swt, dan Sayyidatuna Fatimah pergi meninggalkan dunia ini ketika umurnya 29 tahun. Sungguh umur yang sangat muda, namun Allah Ta’ala lebih mencintai Sayyidatuna Fatimah. Dan berbahagialah Sayyidatuna Fatimah karena bertemu ayahnya Sayyidul Wujud Muhammad saw…

Memang Sayyidatuna Fatimah meninggalkan dunia ini di umur yang sangat muda namun Sayyidatuna Fatimah meninggalkan cahaya yang sangat terang atas para wanita sebagai suri tauladan yg dapat membawa mereka kedalam suatu keberuntungan abadi dalam keridhoan Allah dan Kekasih Allah…

Ya.. Allah berilah kami petunjuk, jangan Engkau jauhkan kami dari Sayyidatuna Fatimah, Ya.. Allah.. di hari di mana semua telinga mendengar seruan “Tundukan kepala kalian..!!! Pejamkan mata kalian..!!!” Karena Sayyidatuna Fatimah Az Zahra binti Muhammad dan pecintanya akan melewati sirath.. Ya Allah di hari itu janganlah pisahkan kami dari Sayyidatuna Fatimah.. Ya.. Allah.. terimalah doaku.. trimalah taubatku.. bimbinglah kami pada jalan Sayyidatuna Fatimah Ya.. Allah.. Aamiin.. Ya Allah.

Walhamdulillahi Rabbil ‘Alamin.

Dikutip dari Kalam Al Qutb Al Habib Abdul Qodir bin Ahmad Assegaf