data-config="{'skin':'skins/scmGreen/skin.css','volume':100,'autoplay':true,'shuffle':false,'repeat':1,'placement':'top','showplaylist':false,'playlist':[{'title':'Nurul Musthofa-Ya Dzaljalali Wal Ikram ','url':'http://www.youtube.com/watch?v=_eV6T3hpwEA'},{'title':'Nurul Musthofa-Ya Robbi Sholli Ala Muhammad','url':'http://www.youtube.com/watch?v=2vwjFDiMhv0'}]}" >


Jumat, 30 Agustus 2013

Review: Kalahkan Chelsea, Bayern rajai Eropa

Setelah melalui pertandingan yang cukup sengit, akhirnya Bayern Munich berhasil mengalahkan Chelsea melalui drama adu penalti dengan skor 5-4 (2-2). Dengan hasil tersebut, Bayern menjadi juara Piala Super Eropa 2013.

Digelar di Eden Arena, Ceko, Fernando Torres membuat Chelsea unggul di menit ke delapan. Baru di babak kedua Franck Ribery berhasil menyamakan kedudukan di menit ke 47. Dan pada menit ke 93, Eden Hazard kembali membungkam Bayern berkat golnya. Namun tepat di menit terakhir babak tambahan kedua, Javi Martinez berhasil melesakkan bola ke gawang Petr Cech dan memaksa pertandingan harus diakhiri dengan adu penalti.

Duel kedua tim ini beraroma dendam lama yang diusung kedua pelatih. Baik Bayern maupun Chelsea kini tidak ditangani pelatih yang mempersembahkan gelar Eropa pada musim lalu. Pep Guardiola datang menggantikan Jupp Heynckes, sementara Jose Mourinho meneruskan posisi Rafael Benitez. Sebelumnya kedua pelatih selalu bertemu di bentrok dua penguasa La Liga, yakni antara Barcelona dengan Real Madrid.

Dalam pertandingan tersebut, diberi kesempatan tampil sejak menit pertama benar-benar dimanfaatkan oleh Andre Schurrle. Babak pertama baru berjalan delapan menit, assistnya mampu dimanfaatkan dengan maksimal oleh Torres untuk membawa Chelsea memimpin atas Bayern di sepanjang babak pertama.

Schurrle sendiri pernah tujuh kali mengalahkan Bayern. Saat itu ketika ia masih berseragam Bayer Leverkusen dan Mainz. Dan kini peluang tersebut kembali muncul setelah The Blues memimpin di babak pertama.

Bayern sendiri sebenarnya tidak tampil buruk. Menguasai jalannya pertandingan, Bavarians tampak kesulitan menembus pertahanan Chelsea. Melalui Arjen Robben, dan Ribery, Bayern belum mampu menyamakan kedudukan. Beberapa peluang sempat mereka ciptakan, namun sayang hingga babak pertama berakhir kedudukan masih bertahan menjadi milik Chelsea.

Memasuki babak kedua, Bayern masih berusaha mengambil inisiatif serangan lebih dulu. Hasilnya, dua menit setelah turun minum, Ribery menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Ia akhirnya mampu mencetak gol setelah sejumlah peluang di babak pertama gagal.

Merasa mampu mengejar, pasukan Bayern semakin gencar mengepung The Blues. Mereka terus menerus mengurung Chelsea. Guardiola memaksakan timnya untuk meraih kemenangan. Ia memasukkan Gotze dengan mengganti Muller untuk menambah daya dobrak. Meski diserang, Chelsea ternyata tidak hanya mampu bertahan dengan baik. Sesekali mereka sempat mengancam gawang Bayern.

Sepuluh menit menjelang berakhirnya pertandingan, jalannya laga semakin seru. Sial bagi Chelsea, mereka harus bermain 10 orang ketika Ramires diusir oleh wasit setelah mendapatkan kartu kuning kedua akibat melanggar Gotze. Namun hingga waktu normal berakhir kedudukan sama kuat tak berubah. Sehingga pertandingan dilanjutkan dengan perpanjangan waktu.

Di babak pertama extra time, angin kemenangan justru berpihak ke The Blues. Meski bermain sepuluh orang mereka berhasil mencuri gol melalui kaki Hazard. Dan kembali teringgal, anak asuh Guardiola tak henti-hentinya menekan. Namun Mourinho tampaknya telah menemukan formula untuk menghalau serangan-serangan Bavarians. Terbukti, hingga babak pertama berakhir di tambahan waktu, The Blues masih tetap unggul.

Hingga sampai di babak kedua extra time, Bayern seolah tak mau menyerah begitu saja. Chelsea yang bermain cukup cerdik dengan mengandalkan serangan balik membuat Bavarians tak leluasa menyerang. Acungan jempol patut diberikan kepada anak asuh Mou, kekuatan 10 pemain mereka menghadapi 11 pemain Bayern masih menunjukkan permainan yang kokoh. Namun sial dialami Chelsea, kemenangan yang sudah di depan mata direnggut oleh gol Martinez dan mengharuskan pertandingan diakhiri dengan adu penalti.

Hasil Adu penalti:


Bayern:David Alaba (1-0)
Chelsea: David Luiz (1-1)
Bayern: Toni Kroos (2-1)
Chelsea: Oscar (2-2)
Bayern: Philipp Lahm (3-2)
Chelsea: Frank Lampard (3-3)
Bayern: Franck Ribry (4-3) Chelsea: Ashley Cole (4-4)
Bayern: Xherdan Shaqiri (5-4)
Chelsea: Romelu Lukaku (5-4)


Starting line-up kedua tim:

Bayern Munich (4-2-3-1): Neuer; Rafinha (Javi Martnez 56"), Boateng, Alaba, Dante; Lahm, Kross; Ribry, Mller (Gtze 71"), Robben (Shaqiri 95"); Mandzukic.

Chelsea (4-2-3-1): Cech; Ivanovic, Cahill, Luiz, Cole; Lampard, Ramires; Schurrle (John Obi Mikel 87"), Oscar, Hazard (Terry 113"); Torres (Lukaku 98").

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar