data-config="{'skin':'skins/scmGreen/skin.css','volume':100,'autoplay':true,'shuffle':false,'repeat':1,'placement':'top','showplaylist':false,'playlist':[{'title':'Nurul Musthofa-Ya Dzaljalali Wal Ikram ','url':'http://www.youtube.com/watch?v=_eV6T3hpwEA'},{'title':'Nurul Musthofa-Ya Robbi Sholli Ala Muhammad','url':'http://www.youtube.com/watch?v=2vwjFDiMhv0'}]}" >


Selasa, 13 Agustus 2013

Kapolda Jatim : Kasus Lamongan Tidak Terkait dengan FPI.

Polda Jawa Timur menahan 44 warga dan menyita 43 senjata tajam, menyusul bentrok di Kecamatan Paciran, Lamongan, yang terjadi pada Minggu (11/8/2013) malam. Kapolda memastikan bentrokan tidak terkait dengan ormas Front Pembela Islam (FPI).

"Ini murni aksi kriminal sekelompok orang, tidak ada keterlibatan anggota ormas FPI di dalamnya," tegas Kapolda Jawa Timur Irjen Unggung Cahyono, Senin (12/8/2013). Bentrok tersebut mengakibatkan dua sepeda motor dan dua rumah terbakar, serta dua orang terluka parah.

"Kami masih memburu pelaku utamanya," kata Unggung. Pemeriksaan intensif masih terus berlangsung. Namun, Unggung menegaskan, bentrok juga tidak terkait dengan isu agama.

Semula bentrok ini diduga melibatkan anggota FPI Lamongan. Namun, bantahan keras langsung dilontarkan pengurus DPD FPI Jawa Timur atas dugaan itu.

Pengurus FPI Jawa Timur pun menyatakan, FPI Kabupaten Lamongan sudah dianggap tidak ada setelah terjadi perbedaan prinsip dengan pengurus pusat FPI. Seluruh pengurus FPI Lamongan sudah dinonaktifkan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar