data-config="{'skin':'skins/scmGreen/skin.css','volume':100,'autoplay':true,'shuffle':false,'repeat':1,'placement':'top','showplaylist':false,'playlist':[{'title':'Nurul Musthofa-Ya Dzaljalali Wal Ikram ','url':'http://www.youtube.com/watch?v=_eV6T3hpwEA'},{'title':'Nurul Musthofa-Ya Robbi Sholli Ala Muhammad','url':'http://www.youtube.com/watch?v=2vwjFDiMhv0'}]}" >


Senin, 19 Agustus 2013

Dari Lokasi Kejadian: Pembantaian di Mesir Jauh Lebih Dahsyat Ketimbang di TV

Kairo - Pembubaran massa pengunjuk rasa di berbagai lokasi di Kairo Mesir, Rabu (14/8/2013), lebih mirip pertempuran ketimbang pembubaran massa demonstran. Pertumpahan darah kembali terjadi dan menewaskan ratusan pendukung Muhammad Mursi dari kelompok Ikhwanul Muslimin.

Reporter Aljazeera melaporkan dari lokasi kejadian. “Pertempuran ini jauh lebih dahsyat ketimbang yang Anda lihat (di TV) dan dari para korban. Inilah perang demi masa depan negeri ini, dan untuk mewujudkan revolusi di Mesir yang sudah berlangsung dua tahun ini,” ujar reporter Rawya Rageh.

Menurut juru bicara Ikhwanul Muslimin, Gehad al-Haddad mengungkapkan aksi mereka dilakukan oleh rakyat Mesir justru untuk menghentikan pembantaian. Polisi justru malah melakukan pembantaian lagi.

“Tindakan polisi ini bukan upaya untuk membubarkan massa, namun merupakan upaya berdarah untuk membungkam suara yang menentang kudeta militer,” ujar Gehad al-Haddad melalui Twitter-nya.


suara-islam.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar