data-config="{'skin':'skins/scmGreen/skin.css','volume':100,'autoplay':true,'shuffle':false,'repeat':1,'placement':'top','showplaylist':false,'playlist':[{'title':'Nurul Musthofa-Ya Dzaljalali Wal Ikram ','url':'http://www.youtube.com/watch?v=_eV6T3hpwEA'},{'title':'Nurul Musthofa-Ya Robbi Sholli Ala Muhammad','url':'http://www.youtube.com/watch?v=2vwjFDiMhv0'}]}" >


Minggu, 21 April 2013

Gigitan Suarez Bukan Yang Pertama.

Gigitan Luis Suarez pada Branislav Ivanovic bukanlah yang pertama. Sebelum ini, striker Liverpool itu juga pernah melakukan tindakan serupa ketika masih memperkuat Ajax.

Saat Liverpool bermain imbang 2-2 melawan Chelsea di Anfield, Minggu (21/4), tercipta sebuah kontroversi. Di babak kedua, dalam sebuah kontak dengan Ivanovic di depan gawang Chelsea, Suarez terlihat menggigit lengan bek The Blues tersebut.

Ivanovic mengajukan komplain kepada wasit Kevin Friend, tapi sang striker The Reds bebas dari hukuman di lapangan.

Kita tarik mundur ke tahun 2010, tepatnya ketika Suarez masih berkostum Ajax. Dalam pertandingan melawan PSV, Suarez menggigit bahu gelandang Otman Bakkal. Dia dijatuhi sanksi tujuh laga akibat tindakannya tersebut.



Untuk kali ini, Suarez memang lolos dari hukuman wasit. Namun, tindakannya bisa diusut lebih lanjut oleh FA dengan menggunakan bukti rekaman pertandingan.

Sekadar informasi, pada tahun 2006 juga pernah terjadi insiden serupa yang melibatkan Jermain Defoe. Striker Tottenham itu terlihat menggigit Javier Mascherano saat bermain melawan West Ham, tapi dia lolos dari hukuman.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar