data-config="{'skin':'skins/scmGreen/skin.css','volume':100,'autoplay':true,'shuffle':false,'repeat':1,'placement':'top','showplaylist':false,'playlist':[{'title':'Nurul Musthofa-Ya Dzaljalali Wal Ikram ','url':'http://www.youtube.com/watch?v=_eV6T3hpwEA'},{'title':'Nurul Musthofa-Ya Robbi Sholli Ala Muhammad','url':'http://www.youtube.com/watch?v=2vwjFDiMhv0'}]}" >


Minggu, 14 Oktober 2012

Eks Prajurit AS: "Al-Qaeda itu AS, Israel dan Inggris"

Mantan perwira militer Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) Jerry D Gray membahas isu perang melawan teror yang dikampanyekan mantan Presiden AS George W. Bush. Menurutnya, tidak ada perang melawan teror, yang ada hanyalah perang melawan Islam yang digagas Negeri Paman Sam.

"Yang ada hanyalah perang melawan Islam. Al Qaeda itu adalah AS, Inggris dan Israel. Setiap Hillary Clinton datang ke Indonesia, isu terorisme selalu dibahas. Di sini tidak ada teroris, saya sudah lama disini dan saya masih hidup," ujar penulis buku The Art of Deception itu, di kantor Partai Bulan Bintang, Jakarta, Rabu (10/10/2012).

Selain membahas Al Qaeda, Jerry D Gray juga menyinggung Osama bin Laden yang dulu menjadi buronan utama dan gembong teroris. AS diklaim memanipulasi media lewat wawancara yang dilakukan Osama sebelum 9 September, hal itu terlihat karena gerak bibir Osama bin Laden tidak sinkron dengan suaranya.

Dalam kesempatan yang sama, mualaf itu menyinggung keterlibatan gerakan persekutuan New World Order yang ingin menguasai dunia.

Gerakan yang diklaim Gray sebagai tentara Dajjal itu, mulai memainkan peranan di dalam konflik Suriah. Pada dasarnya, mereka menginginkan sebuah pergantian rezim di negeri Arab itu dengan rezim baru yang membela AS.

Jerry D Gray juga menyebut gerakan Freemason sebagai gerakan penyebar fitnah yang berhasil menguasai seluruh petinggi negara dan juga para pemuka agama di negara manapun. Hal itu terlihat dari kemunculan pemuka agama homoseksual di AS, Inggris dan sejumlah negara lainnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar