data-config="{'skin':'skins/scmGreen/skin.css','volume':100,'autoplay':true,'shuffle':false,'repeat':1,'placement':'top','showplaylist':false,'playlist':[{'title':'Nurul Musthofa-Ya Dzaljalali Wal Ikram ','url':'http://www.youtube.com/watch?v=_eV6T3hpwEA'},{'title':'Nurul Musthofa-Ya Robbi Sholli Ala Muhammad','url':'http://www.youtube.com/watch?v=2vwjFDiMhv0'}]}" >


Jumat, 22 Maret 2013

Ulama Terkenal Said Ramadhan Al Bhuti Syahid dalam Ledakan di Masjid Damaskus.


Innaa lillaahi wa innaa ilaihi raji'un...
Keluarga besar Front Pembela Islam dan Umat Islam kembali berduka.

Sebuah serangan bom menghantam masjid di Damaskus, di lingkungan ibukota Mazra'a pada hari Kamis. Lokasi ledakan tepat di utara pusat kota. Ledakan ini menewaskan ulama senior terkenal Said Ramadhan Al Bhuti.

Televisi pemerintah Suriah melaporkan "Ulama senior Dr Mohammad Said Ramadhan Al Bhuti tewas dalam serangan bunuh diri di Masjid Iman di Mazraa, Damaskus".

Laporan televisi juga mengatakan, selain Al Bhuti, sejumlah orang lainnya juga terbunuh dan terluka.

Said Ramadhan Al Buthi dikenal sebagai ulama Sunni.

Syaikh Dr. Said Ramadhan al Buthi memiliki nama asli Muhammad Said ibn Mula Ramadhan ibn Umar al-Buthi. Ia dilahirkan di wilayah Buthan (Turki) pada tahun 1929 dari sebuah keluarga yang cerdas dan taat beragama. Ayahnya, Syekh Mula Ramadhan adalah salah seorang tokoh ulama besar di Turki, termasuk di Syam (Suriah).

Sesaat setelah peristiwa kudeta yang dilancarkan oleh Kemal Attatruk, ia pindah ke Suriah bersama ayahnya. Said kecil saat itu baru berusia empat tahun.

Said menempuh studi dengan spesialisasi ilmu Syariah hingga memperoleh Ijazah Licence. Pendidikan masternya ia tempuh di Fakultas Bahasa Arab. Pada tahun 1965, Said Ramadhan menyelesaikan program Doktornya di Universitas Al-Azhar dengan predikat Mumtaz Syaf ‘Ula dalam usia 36 tahun. Disertasi yang ia tulis berjudul “Dlawabit al-Mashlahah fi asy-Syari’at al-Islamiyyah,” mendapatkan rekomendasi Jami’ah al-Azhar sebagai “Karya Tulis yang Layak Dipublikasikan.”

Di mata beberapa ulama dan ustadz-ustadz yang pernah menimba ilmu di Suriah, saat ini Al Buthi lebih dikenal sebagai tokoh ulama sufi dibanding tokoh pergerakan. Buku-buku karya Al Buthi banyak beredar di Indonesia dan karyanya banyak menjadi rujukan. Salah satu bukunya berisi kritik terhadap gerakan kelompok Salafy Wahabi berjudul Salafiyyah; Marhalah Zamaniyyah Mubarakah La Madzhab Islami.

Dan beliau adalah Guru dari Guru kami
Dr. Al-Habib Muhammad Rizieq bin Husain Syihab ,Lc.,MA.
(Ketua Umum FPI)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar