data-config="{'skin':'skins/scmGreen/skin.css','volume':100,'autoplay':true,'shuffle':false,'repeat':1,'placement':'top','showplaylist':false,'playlist':[{'title':'Nurul Musthofa-Ya Dzaljalali Wal Ikram ','url':'http://www.youtube.com/watch?v=_eV6T3hpwEA'},{'title':'Nurul Musthofa-Ya Robbi Sholli Ala Muhammad','url':'http://www.youtube.com/watch?v=2vwjFDiMhv0'}]}" >


Senin, 09 September 2013

Tak Puas, Harry Tanoe akan Nego Pemerintah agar Final Miss World tetap di Sentul

Denpasar-Pemerintah telah memutuskan pagelaran kontes maksiat Miss World 2013 di gelar di Bali, 8-28 September 2013. Pemerintah tidak mengizinkan Miss World digelar di luar Pulau Bali, termasuk di Jakarta dan Sentul, Bogor.

Namun demikian rupanya keputusan itu belum membuat bos MNC Group Harry Tanoesoedibjo menyerah. HT mengaku masih ingin bernegosiasi dengan Pemerintah mengenai putusan tersebut.

Saat konferensi pers menjelang pembukaan Miss World, di Hotel Westin Nusa Dua, Ahad(8/9/2013) sore, Harry Tanoe belum bisa memutuskan soal pemindahan lokasi tersebut. "Ketika tiba di Jakarta, saya akan mencoba bicara dengan Pemerintah. Saat ini belum bisa menjawab," ujar Harry Tanoe saat konferensi pers di Hotel Westin, Nusa Dua, seperti dikutip Kompas.com Harry Tanoe akan berusaha melobi Pemerintah untuk tetap diizinkan menggelar final Miss World di Sentul, Bogor, pada 28 September mendatang.

Klaimnya, panitia yang telah menyiapkan event ini sejak 3 tahun lalu sangat keberatan mengubah jadwal atau lokasi yang telah disiapkan.

Rencananya, usai pembukaan Miss World di Nusa Dua, Bali, Harry akan segera bertolak ke Jakarta untuk menemui Pemerintah. Dia akan datang bersama panitia untuk membahas putusan yang baru ia ketahui dari media.

Sebelumnya, pada Sabtu (/9/2013) pemerintah menggelar rapat di rumah dinas Wapres Boediono untuk membahas gelaran Miss World yang baru pertama kali diadakan di Indonesia itu.

Dalam jumpa pers, Agung didampingi oleh Kapolri Jenderal Timur Pradopo dan Wamen Parekraf Sapta Nirwandar. "Acara ini diselanggarakan di Pulau Bali 8-28 September. Jadi tidak ada acara yang diadakan di luar Pulau Bali," tutur Menko Kesra Agung Laksono dalam jumpa pers di rumah dinas Wapres Boediono, Jl Diponegoro, Jakarta Pusat, Sabtu (7/9/2013).

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar