data-config="{'skin':'skins/scmGreen/skin.css','volume':100,'autoplay':true,'shuffle':false,'repeat':1,'placement':'top','showplaylist':false,'playlist':[{'title':'Nurul Musthofa-Ya Dzaljalali Wal Ikram ','url':'http://www.youtube.com/watch?v=_eV6T3hpwEA'},{'title':'Nurul Musthofa-Ya Robbi Sholli Ala Muhammad','url':'http://www.youtube.com/watch?v=2vwjFDiMhv0'}]}" >


Kamis, 19 September 2013

Gudang Miras Dekat Kantornya di Gerebek FPI, Ini Kata Polisi

Ratusan massa dari Gerakan Brantas (Barisan Anti Aliran Sesat), Front Pembela Islam (FPI) dan Gerakan Reformis Islam (Garis) berhasil membongkar tempat penyimpanan minuman keras (miras) terbesar di Sukabumi pada Selasa (17/9/2013). Ironisnya, gudang miras tersebut lokasinya hanya sekitar 100 meter dari Markas Polsek Sukaraja jajaran Polres kota Sukabumi.

Dalam proses penggerebekan tersebut hadir Kasat Intel Polres kota Sukabumi Agus Nur Arsyad yang mendampingi massa ormas Islam. Kepada ketua Brantas Habib Ali Rezha Assegaf, Agus pun memberikan tanggapan dengan terbongkarnya gudang miras tersebut.


"Miras sangat merugikan umat, baik umat muslim ataupun yang lainnya, termasuk generasi muda. Karena sepemahaman saya, yang saya dengar dari para ulama, bahwa minuman keras ini (khamer) adalah merupakan sumber dari malapetaka. Dalam keadaan habis minum minuman keras, orang dapat membunuh, menganiaya, memperkosa ataupun perbuatan yang merusak moral lainnya," ujar Agus Selasa (17/9/2013).


"Na'uudzubillahi min dzalik, jauhkanlah keluarga dan anak-anak saya dari miras dan narkoba," tambah kasat Intel Polres Sukabumi itu.


Keberadaan gudang miras tersebut sudah ada sekitar 13 tahun lalu, namun baru kali ini bisa dibongkar. Agus pun mengatakan selama ini keberadaan gedung miras itu tersembunyi.


"Pada tahun 2007 sudah pernah digerebek oleh kasat narkoba waktu itu. Saya kira sudah tidak buka lagi, karena gudang tetangga ini mengakunya gudang sembako, dan yang ini memang sedikit ngumpet," ungkap Agus.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar