data-config="{'skin':'skins/scmGreen/skin.css','volume':100,'autoplay':true,'shuffle':false,'repeat':1,'placement':'top','showplaylist':false,'playlist':[{'title':'Nurul Musthofa-Ya Dzaljalali Wal Ikram ','url':'http://www.youtube.com/watch?v=_eV6T3hpwEA'},{'title':'Nurul Musthofa-Ya Robbi Sholli Ala Muhammad','url':'http://www.youtube.com/watch?v=2vwjFDiMhv0'}]}" >


Jumat, 06 September 2013

Batalkan Miss World, Sebelum Terjadi Pertumpahan Darah!

Bogor – KabarNet: Perhelatan Miss World 2013 tidak pantas diselenggarakan di Indonesia. Bahwa itu dipandang sebagai kebebasan (bagian dari HAM) kita hormati. Tapi ketika itu diselenggarakan di Indonesia, justru menjadi pelanggaran HAM. Perlu ada batasan dalam kebebasan yang dianut di Indonesia. Karena kontes kecantikan tak sesuai dengan budaya Indonesia, sehingga Miss World tak layak digelar di bumi pertiwi. Sesuai pasal 28J UUD 45, kebebasan dibatasi oleh UU, susila, agama. Bagi masyarakat Indonesia, wanita adalah ibu, kehormatan bangsa. Kecantikannya bukan untuk dipertontonkan dan diperlombakan. Budaya kita lekat dengan santun, tata krama, dan menjunjung tinggi kearifan.
 
Menteri Agama (Menag) H Suryadharma Ali mengatakan, munculnya pro dan kontra terkait penyelenggaraan event Internasional Miss World 2013 di Indonesia adalah hal yang wajar dalam iklim yang demokratis. Namun demikian Menag meminta semua pihak tetap berpikir bagaimana yang memberikan maslahat bagi bangsa.

Penyelenggara kontes kecantikan Miss World 2013, harus memperhatikan fatwa MUI. MUI sejak jauh hari telah menyatakan menolak keras penyelenggaraan Miss World karena tidak sesuai ajaran Islam yang mewajibkan wanita muslimah menutup aurat. “Untuk itu, maka saya sebagai Menag meminta semua pihak agar memperhatikan seruan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Kalau kementerian yang lain punya acuan, kami pun punya acuan yaitu MUI,” kata Menag usai penandatanganan program pengendalian gratifikasi di Kementrian Agama (Kemenag), di Kantor Kemenag Lapangan Banteng, pekan lalu.

Namun Majelis Ulama Indonesia (MUI) pusat malah menerima surat dari Hary Tanoesoedibjo bos MNC group, dalam surat tersebut Hary Tanoesudibjo, pengusaha keturunan Cina ini meminta MUI menjadi penasehat kontes Miss World. Tentu saja atas permintaan itu, para ulama di MUI marah besar dan merasa dihinakan oleh Hary Tanoe. Demikian penjelasan KH. Muhyidin Junaidi ketua MUI bidang luar negeri saat membuka tabligh akbar di Masjid Raya Bogor pada Kamis, 5 September 2013. “Ini surat penghinaan kepada ulama, penghinaan kepada kiyai, bagaimana bisa surat ini sampai dan ditujukan ke MUI untuk jadi juri Miss World kontes?” ujar Kyai Muhyidin dengan nada keras.

Dijelaskan dalam isi surat Hary Tanoe. “Jika MUI menerima tawaran tersebut akan mendapatkan sejumlah fasilitas, diantaranya ialah semua pesantren binaan MUI akan mendapatkan Indovision gratis, MUI akan dijadikan penasehat dewan syariah di MNC group,” papar ketua MUI ini.

“Ya Allah, ini bisa menjadikan harga ulama sangat murah, Nauzubillah min zalik. Alhamdulillah MUI pusat sudah menyatakan sikap untuk menolak tegas pagelaran Miss World di seluruh wilayah Indonesia,” kata Kyai Muhyidin, seperti dikutip Suara-Islam.com.

Kyai Muhyidin juga menyayangkan, setelah MUI menyatakan sikap tolak Miss World, MUI menerima telepon dan sms yang berdatangan dari orang tak dikenal untuk mengancam MUI. Selain itu, ketua Muhammadiyah Bogor ini juga menjelaskan bahwa Miss World pertama kali diadakan di Inggris tahun 1951, kemudian tahun berikutnya pada 1952 Amerika juga ikut mengadakan Miss Universe, semua yang ikut harus pakai bikini. Jika di Indonesia dikatakan tidak pakai bikini itu bohong.

Kyai Muhyidin mengatakan bohong bukan tanpa data, diakuinya, MUI mendapatkan informasi dari mantan pemilik franchise Miss World yang sudah tobat, kontes bikini itu bagian dari rangkaian kegiatan Miss World yang wajib dilalui semua kontestan.

Tak terima ulama dihina, ribuan umat Islam yang hadir dalam acara tersebut bertekad akan ikut berjuang menggagalkan ajang maksiat Miss World yang puncak acaranya akan diselenggarakan di Sentul Internasional Convension Center (SICC) kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada 28 September 2013 mendatang.

Sementara itu, Imam Besar Front Pembela Islam Habib Muhammad Rizieq Syihab dengan tegas dan keras mengingatkan bos MNC Group Hary Tanoesudibjo supaya tidak sombong dan arogan. “Jangan mentang-mentang kau punya semuanya, kau punya TV, kamu dekat pejabat, kau punya jendral, kau akan merusak moral bangsa,” kata Habib Rizieq di Markasz Syariah, Petamburan, Jakarta Pusat, Ahad, 1 September 2013.

FPI, lanjut Habib Rizieq, tidak akan tinggal diam melihat upaya perusakan negara ini. “DEMI ALLAH KAMI TIDAK AKAN DIAM. KAMI AKAN LAWAN SIAPAPUN YANG AKAN MERUSAK REPUBLIK INI,” tandasnya.

Habib Rizieq juga mengingatkan Hary Tanoe supaya segera sadar diri dan berhati-hati, sebab dirinya sedang berhadapan dengan umat Islam. “Kami selama ini hargai minoritas, tak pernah ganggu agama lain. Kami mayoritas tahu diri. Kami peringatkan, stop rencana adakan Miss World untuk merusak moral bangsa ini,” pungkasnya.

Terkait hal itu, pengamat intelijen, Umar Abduh memberikan analisisnya jika terjadi kerusuhan lantaran pro-kontra kontes pamer aurat Miss World 2013 tetap dilaksanakan di Indonesia. Menurutnya, jika sampai terjadi bentrokan fisik antara kelompok pro dan kontra penyelenggaraan kontes Miss World 2013, itu bisa dijadikan dalih oleh aparat keamanan untuk menangkap para penentang kontes Miss World, termasuk menangkap Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Muhammad Rizieq Syihab yang dikenal sebagai pihak yang paling keras menolak kontes umbar kemaksiatan yang akan diadakan di Bali dan Sentul-Bogor itu.

Secara khusus Umar Abduh mengecam sikap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang “berdiam diri” membiarkan penyelenggaraan Miss World 2013 digelar di Indonesia. “SBY MEMANG TIDAK ASPIRATIF. KEGIATAN MISS WORLD ITU BAGIAN DARI PROYEK ZIONISME. ZIONISME ITU MERUSAK MORAL BANGSA. KALAU MENGIZINKAN BERARTI SBY BAGIAN DARI ZIONIS. SEBURUK-BURUK SOEHARTO MASIH PUNYA MORAL MENOLAK MISS WORLD. SBY PENJAHAT PALING SANTUN, MENIPU RAKYAT, MENIPU KONSTITUSI,” pungkas Umar Abduh.

Siapakah yg Meraup Keuntungan dari Kontes Miss World?

Tahun 2013 ini Indonesia untuk pertama kalinya didaulat menjadi tuan rumah acara maksiat “Miss World 2013”. Sebanyak 130 kontestan akan berkompetisi untuk meraih mahkota wanita tercantik sejagad. Rencananya, karantina peserta dilaksanakan di Nusa Dua Bali dan puncak acara digelar di Sentul International Convention Center (SICC) Bogor, 28 September 2013

Ajang Miss World 2013 di Indonesia diselenggarakan oleh MNC Group milik Hary Tanoesoedibjo. Liliana Tanaja Tanoesoedibjo, istri Hary Tanoe, merupakan pendiri Miss Indonesia Organization. Tak peduli penolakan keras dari umat Islam, yang jelas pihak penyelenggara akan meraup keuntungan besar, wajar saja karena hak siar lajang lenggak-lenggok wanita lajang berbusana minim itu sepenuhnya milik penyelenggara.

Sejak dilangsungkan pertama kali tahun 1951 di Inggris, kontes kecantikan ini memang ditujukan dalam rangka bisnis. Kontes ini diselenggarakan pertama kali oleh Eric Morley. Tahun 2000 kontes Miss World berpindah tangan kepada istri Eric Morley, Julia Morley. Di tangan wanita ini, ajang tersebut terus berkembang menjadi sebua bisnis raksasa/global. Miss World yang berpusat di London ini membuat waralaba (franchise) ajang tersebut. Uang yang didapatkan dari bisnis kontes wanita ini mencapai jumlah yang fantastis, sekitar 450 juta dolar Amerika. Miss World tidak ubahnya Miss Universe, hanya beda pemilik saja. Jika Miss World punya pengusaha Inggris, Miss Universe adalah milik pengusaha Amerika Donald Trump. Kedua kontes ini selain ajang untuk memperkenalkan produk pakaian renang atau bikini juga terdapat misi politik yang harus diemban oleh pemenang kontes ini.

Ribuan Pemuda Islam Siap Mati Syahid

Puluhan ribu massa gabungan dari 60 ormas Islam se-Indonesia siap melakukan gerakan sistematis untuk mengepung Sentul International Convention Center (SICC) Bogor, yang akan menjadi arena final Miss World pada bulan September ini.

Pelaksanaan ajang pamer tubuh mulus dan buka-bukaan para wanita cantik dari 130 negara di dunia yang sengaja dilaksanakan di negara yang mayoritas mutlak umat Islam ini, dianggap sebagai bentuk pelecehan dan penghinaan terhadap agama Islam.

Karena itu bagi umat Islam Indonesia, pelaksanaan Miss World WAJIB DIBATALKAN KALAU TIDAK INGIN TERJADI PERTUMPAHAN DARAH seperti ketika Miss World diadakan di negara dengan populasi mayoritas umat Islam seperti Nigeria di Afrika Barat beberapa tahun lalu, yang sampai menimbulkan 200 korban jiwa dimana akhirnya terpaksa dipindahkan ke London, Inggris.

“KALAU REZIM SBY NEKAT MEMBERI IZIN PELAKSANAAAN MISS WORLD, MAKA KAMI SIAP MENJADIKAN ARENA MISS WORLD DI SICC SEBAGAI LADANG BAGI KAMI UNTUK MENJEMPUT GELAR SYUHADA SEBAGAIMANA DI NIGERIA ATAU MESIR BARU-BARU INI. RIBUAN UMAT ISLAM TIDAK AKAN GENTAR MENGHADAPI MONCONG SENJATA APARAT KEAMAANAN YANG MENJAGA AJANG KEMAKSIATAN TERSEBUT. KAMI SIAP MENJADIKAN ARENA MISS WORLD SEBAGAI MESIR KEDUA,” tegas Ketua Taruna Muslim Indonesia, Alfian Tanjung, kepada Suara Islam Online, seusai konferensi pers di Kantor DPP Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Tenet, Jakarta, Kamis, 29 Agustus 2013.

Konferensi Pers yang dipimpin Juru Bicara HTI Ismail Yusanto tersebut juga dihadiri lebih dari sejumlah pimpinan ormas Islam seperti Persis, Hidayatullah, Syarikat Islam, Jamaah Anshorut Tauhid, Parmusi, Al Irsyad, Al Ittihadiyah dan lain-lain.

Sementara itu salah seorang tokoh Islam yang juga mantan anggota DPR RI, Mashadi, menegaskan jika pemerintah dengan sokongan MNC Group nekat menggelar Miss World, berarti pemerintah seperti memaksa umat Islam agar memakan daging babi yang sama-sama haramnya. “Saya kira itu seperti Pemerintah dengan sokongan MNC Group nekat menjejalkan daging babi yang haram ke mulut umat Islam Indonesia, karena keduanya sama sama maksiat dan haramnya,” ujar Mashadi.

Dalam beberapa hari kemarin, beberapa ormas Islam telah melakukan gerakan “pemanasan” dengan mengerahkan ribuan massa berdemo di berbagai tempat di Jakarta dan Bogor dalam upaya mendesak rezim SBY agar mencabut surat izin yang telah dikeluarkan Kapolri. Bagi ormas Islam, pembatalan Miss World baik di Bali maupun Sentul Bogor adalah harga mati. KESUCIAN NKRI TIDAK BOLEH DICEMARI OLEH TANGAN-TANGAN KOTOR YANG INGIN MENGOBOK-OBOK SENDI-SENDI MORAL DAN AKHLAK SERTA BUDAYA BANGSA INDONESIA YANG DIKENAL LUHUR DAN RELIGIUS TERSEBUT.

Demo massa umat Islam masih akan berlanjut di depan Gedung MNC Group Kebon Sirih milik konglomerat keturunan Cina Kristen, Harry Tanoe dan istrinya Liliana selaku sponsor utama Miss World. Selain itu demo juga akan digelar di Bundaran HI, Bogor, Bali dan Bandung, dimana Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan nekat memberi izin Miss World. Sedangkan puncaknya akan digelar di SICC, Sentul, ketika malam final Miss World dengan mengepung arena maksiat tersebut oleh puluhan ribu pemuda Islam yang siap mati syahid. “Jika nanti sampai terjadi korban jiwa, itu merupakan konsekwensi logis dari keyakinan umat Islam yang memang harus dibayar dengan jiwa, raga dan harta dalam memerangi kemungkaran dan kemaksiyatan. Itulah salah satu bentuk jihad fi sabilillah dan kalau syahid pahalanya jannah,” tegas Mashadi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar