data-config="{'skin':'skins/scmGreen/skin.css','volume':100,'autoplay':true,'shuffle':false,'repeat':1,'placement':'top','showplaylist':false,'playlist':[{'title':'Nurul Musthofa-Ya Dzaljalali Wal Ikram ','url':'http://www.youtube.com/watch?v=_eV6T3hpwEA'},{'title':'Nurul Musthofa-Ya Robbi Sholli Ala Muhammad','url':'http://www.youtube.com/watch?v=2vwjFDiMhv0'}]}" >


Minggu, 12 Mei 2013

Review: United Beri Ferguson Kemenangan.

Laga kandang terakhir Sir Alex Ferguson di Old Trafford berlangsung manis. Menjamu Swansea City, Manchester United berhasil menang dengan skor 2-1.

Meski menang, tidak mudah bagi anak buah Ferguson untuk mendapatkannya. Mereka harus menunggu di menit-menit akhir pertandingan untuk memastikan kemenangan tersebut.

Gol United diciptakan oleh Javier Hernandez di menit ke 39. Baru di babak kedua, Swansea menyamakan kedudukan melalui aksi Michu di menit ke 49. Dan Rio Ferdinand mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke 87.

Babak pertama berjalan lima menit, United hampir saja membuat pendukungnya bersorak. Sayang tendangan Javier "Chicharito" Hernandez hanya membentur mistar.

Setan Merah tampak menguasai jalannya pertandingan di awal babak pertama. Namun pertahanan solid yang diperagakan The Swans masih cukup kuat untuk menahan gempuran anak buah Ferguson.

Gol yang ditunggu-tunggu publik tuan rumah akhirnya datang. Berawal dari tendangan bebas, Hernandez mampu menjebol gawang Tremmel dengan sepakan terukurnya enam menit menjelang turun minum.

Tempo permainan di babak pertama berlangsung sedang meski banyak beberapa peluang berbahaya yang terjadi. Dominasi United tampak jelas dalam laga kali ini dan keunggulan 1-0 untuk tuan rumah bertahan hingga jeda.

Memasuki babak ke dua barisan pertahanan United tampak lengah. Hal tersebut dimanfaatkan dengan baik oleh anak-anak Swansea.

Tiga menit setelah kick off babak ke dua, Michu berhasil mengoyak gawang De Gea yang menyambar umpan dari Nathan Dyer.

Setelah berhasil menyamakan kedudukan, Swansea tampil lebih percaya diri. Terbukti, Routledge hampir saja membalikkan keadaan andaikata tendangannya tidak melenceng ke sebelah kiri gawang De Gea.

Di pihak lain, United yang ingin mempersembahkan kemenangan kandang terakhir bagi Ferguson mencoba bermain lebih menekan.

Hasilnya, Ferdinand menjadi pahlawan United. Tendangan kerasnya tak dapat dibendung Tremmel sekaligus membawa timnya kembali unggul.

Gol yang dicetak Ferdinand tersebut adalah gol pertamanya sejak dirinya terakhir kali mencetak gol pada tahun 2008 silam.

Hingga menit ke 90, kedudukan 2-1 masih bertahan. Wasit memberikan tiga menit tambahan waktu, namun sampai peluit panjang dibunyikan tidak ada gol terjadi, dan kemenangan menjadi milik United.

Starting line-up kedua tim:

Manchester United (4-4-2): De Gea; Jones, Vidic, Ferdinand, Evra; Carrick, Scholes (Anderson 66"); Welbeck (Valencia 66"), Kagawa; Van Persie (Giggs 75"), Hernandez.

Swansea City (4-2-3-1): Tremmel; Tiendalli, Chico, Williams, Taylor (Ben Davies 66"); Britton, de Guzman; Routledge, Hernandez (Agustien 87"), Dyer, Michu (Rangel 74").

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar