data-config="{'skin':'skins/scmGreen/skin.css','volume':100,'autoplay':true,'shuffle':false,'repeat':1,'placement':'top','showplaylist':false,'playlist':[{'title':'Nurul Musthofa-Ya Dzaljalali Wal Ikram ','url':'http://www.youtube.com/watch?v=_eV6T3hpwEA'},{'title':'Nurul Musthofa-Ya Robbi Sholli Ala Muhammad','url':'http://www.youtube.com/watch?v=2vwjFDiMhv0'}]}" >


Kamis, 10 Januari 2013

Jangankan FPI, Fahira Idris Saja Bilang Film CTB Menghina Islam.

Jakarta - Film "Cinta Tapi Beda" karya sineas liberal terus menuai kecaman. Bukan saja kelompok Islam seperti FPI dan organisasi kepemudaan Minangkabau yang merasa terhina, kini kecaman mulai meluas. Bahkan putri mantan Menteri Perindustrian Fahmi Idris, Fahira Idris pun ikut angkat suara. Melalui akun twitternya (@fahiraidris), Fahira menyampaikan berbagai pandangannya setelah menonton film tersebut.

Menurut aktivis yang pada Senin 9 Agustus 2010 lalu pernah mendatangi markas FPI untuk berdialog dengan Habib Rizieq Syihab itu, film CTB karya Hanung Bramantyo bukan saja menghina suku Minangkabau, tetapi lebih dari itu menghina Islam.

"Bukan hanya Minangkabau yang dihina di film ini, tapi juga etnis#Jawa. Dan yang paling saya benci adalah menghina Islam," kata Fahira.

Fahira berpendapat, film CTB tidak memiliki urgensinya menggunakan Minangkabau sebagai latar belakang cerita, sebab jelas-jelas misi dalam film tersebut ingin mengusung pluralisme yang kebablasan.

"Tidak ada urgensinya memakai Minangkabau sebagai latar belakang cerita yang sudah jelas-jelas ingin mengusung pluralisme yang kebablasan," tandasnya.

Fahira mengkritik keras pesan toleransi yang diselipkan dalam film produksi Multivision ini. Menurutnya perimbangan toleransinya sangat tidak berimbang, Islam yang dipaksa harus mengalah.

"Sangat jomplang perimbangan toleransi di film ini. Islam banyak di hina. Islam dipaksa harus mengalah. Diana Katolik yang dominan. Kalau Diana memang gadis Katolik yang toleran, dia tidak akan menyuruh Cahyo memasakkan babi rica rica, masakan keluarga mereka. Kalau Diana toleran, pada saat mengundang Cahyo secara Resmi ke rumah, kenapa harus dihidangkan dua masakan babi?", tanyanya.

Bukan hanya soal babi, Fahira juga mempermasalahkan perilaku Cahyo kepada orangtuanya yang ia nilai durhaka. Ini dipertunjukkan dengan adegan Cahyo memarahi dan membentak ibunya.

'Jadi mereka mau bilang bahwa, kalau kamu punya kemauan, maki tuh Ibu kamu.. Maki bapak kamu.. gak papa kok.. Islam boleh.. begitu?", tanyanya.

Kekesalan Fahira selanjutnya, setelah soal masakan babi, kalung salib dan durhaka pada oarang tua, adalah berkaitan dengan pernikahan beda agama.

"Pada saat petugas KUA menolak mengawinkan mereka karena beda agama, Diana memaksa Cahyo mengaku beragama Katolik.. ampun deh.", kata Fahira kesal.

"Ibu Cahyo nasehatin Bapak Cahyo yang agak keras menolak, bahasanya sih halus, tapi kalimatnya baru pernah saya dengar yaitu restu adalah haknya anak. Orang tua wajib untuk memberikan nya. Asli baru denger malam ini, Ajaran sesat," tandas Fahira.

Karena itu Fahira berkesimpulan film CTB ini benar-benar dibuat untuk merusak moral anak bangsa dan merendahkan Islam. "Film ini sangat buruk," lanjutnya.

"Cukuplah saya ceritakan film ini, bagi yg lain gak perlulah nonton film ini di bioskop. Menonton = menguntungkan mereka," tutupnya.

Sebelumnya FPI telah menyatakan bahwa Hanung Bramantyo melalui film CTB telah membuat dirinya layak disebut sebagai musuh Islam.

Berikut kutipan lengkap twit yang disampaikan Fahira Idris dari akun twitternya:

#ctb 1. Tadinya saya kira Film CTB hanya menghina #Minangkabau tapi ternyata lebih dari itu..
#ctb 2. Film ini adlh Film Percintaan, salah satu message nya adlh : Menuhankan Cinta, tapi tidak Mencintai Tuhan...

#ctb 3. Banyak sekali Logika2 Dasar yg ditabrak.. Dan sy yakin bukan krn tidak disengaja.. Tapi krn DISENGAJA.. Pesanan !

#ctb 4. Bukan hanya #Minangkabau yg dihina di film ini, tapi juga etnis #Jawa - dan yg paling saya benci adlh Menghina #Islam

#ctb 5. Tidak ada urgensinya memakai #Minangkabau sbg latar belakang cerita yg sudah jelas2 ingin mengusung Pluralisme Yg Kebablasan!!

#ctb 6. Sy tau persis anda bukan orang bodoh! Film ini sangat menghina #Minangkabau dan #Islam !! Porsi hina etnis #Jawa hanya sedikit

#ctb 7. Sy bukan orang yg menolak pluralisme.. Sahabat sy banyak yg non muslim, tapi kami saling menghormati dan menghagai.. Saling SOPAN !

#ctb 8. Setiap hari kita sll mendengar keluhan ibu yg kerepotan menjaga anak2nya agar bisa tumbuh baik, beragama & juga mampu bertoleransi

#ctb 9. Tapi kalau kita semua lengah, anak2 kita bs di doktrin ke ajaran2 yg menyesatkan agama, dijejalkan dg Toleransi2 Pesanan!

#ctb 10. Dg Segala Hormat saya mau minta tolong sahabatku, Uda @iwanpiliang u/ membongkar, siapa yg mendanai film ini.

#ctb 11. Yg tinggal di Padang mmg bukan hanya yg beragama Islam saja, semua agama sampai yg atheis pun ada disana..

#ctb 12. Ngajarin orang/ anak2 bangsa u/ toleran boleh2 saja.. saya pun sll mengajarkan anak saya u/ toleransi.. Toleransi YANG BAIK & BENAR

#ctb 13. Diana Gadis Katolik Padang ini berpacaran dg Cahyo Muslim Jawa..

#ctb 14. Kalau Toleransi yg BAIK dan BENAR, ya harusnya benar2 dicontohkan yg baik dong.. Film ini ngajarin Toleransi yg memaksakan..

#ctb 15. Sangat jomplang perimbangan Toleransi di Film ini.. #Islam banyak di hina.. #Islam dipaksa hrs mengalah.. Diana Katolik yg dominan

#ctb 16. Kalau Diana mmg Gadis Katolik yg Toleran, dia tidak akan menyuruh Cayho memasakkan Babi Rica Rica, masakan keluarga mereka

#ctb 17. Kalau Diana Toleran, pd saat mengundang Cahyo secara Resmi ke rumah, kenapa harus dihidang kan 2 Masakan Babi.. ?????????????????

#ctb 18. Kalau saja saya Katolik, dan saya mau mengundang pacar saya ke rumah secara resmi, saya akan masakkan khusus makanan HALAL !!

#ctb 19. Walaupun tante nya masak juga yg non BABI, dg bilang bhw dimasak secara terpisah, tapi gambaran masak terpisahnya GAK ADA !!

#ctb 20. Pada saat Cahyo mengajak Diana ke Jogja u/ diperkenakan ke Ortu Cahyo, tadinya Diana sdh mau menanggalkan kalung salib nya, tetapi

#ctb 21. Tetapi Cahyo bilang : Gak usah dilepas Kalung Salib nya.. Islam itu Toleran kok.. <<=== Kalau Toleran, Copot dong SALIB nya!!

#ctb 22. Nabi #MuhammadSAW sll mengajarkan umatnya agar hormat kepada Orang Tua, terlebih lagi terhadap Ibu..

#ctb 23. Tapi di Film ini Cahyo seorang anak yg baik tetapi sangat berani terhadap Ibu dan Bapak nya.. Bentak, Marah.. Semua di balik2..

#ctb 24. Jadi mrk mau bilang bhw, kalau kamu punya kemauan, Maki tuh Ibu kamu.. Maki bapak kamu.. gak papa kok.. Islam boleh.. BEGITU ????

#ctb 25. Sorry to say.. tapi Film ini benar2 asli dibuat u/ Merusak Moral Anak Bangsa.. & Merendahkan #Islam !! Film ini sangat BURUK !!

#ctb 26. Saya bukan pmerhati film, bukan pbenci agama lain, tapi saya gak suka bila ada fihak yg lengah meloloskan pembenaran2 yg GAK BENAR

#ctb 27. Saya bukan pembenci pernikahan beda agama.. Bukan Urusan saya, & bukan area pembahasan saya sehari hari pula..

#ctb 28. Semua Agama setau saya melarang pernikahan agama, semua orang tua pasti akan berusaha mencoba u/ meminimalisir terjadinya hal tsb

#ctb 29. Tapi di flim ini message nya jelas, & msupport anak2 bangsa bahwa, sudahlah dobrak saja larangan agamamu. kamu pasti bisa.. GILA

#ctb 30. Tante Diana adlh Muslim menikah dg Om yg Katolik. Om blg : Semoga mereka mau mencontoh kita (nikah beda agama) <-- APEUUU..??

#ctb 31. Cukup lah saya ceritakan film ini, bagi yg lain gak perlu lah nonton film ini di bioskop.. Menonton = Menguntungkan Mereka

#ctb 32. Cahyo membentak bapaknya, yg dia nilai menyindir Diana.. Cahyo blg ke Ibu, Harusnya Bapak bisa jadi contoh Toleransi bg kelg..

#ctb 33. Dlm film ini Diana sll mengajak makan Cahyo di rest non muslim, tidak pernah ada gambar Diana makan di rest yg biasa..

#ctb 34. Yg parahnya, pd saat Cahyo menolak makan di rest itu, Diana marah & bentak2, memaksa Cahyo u/ makan menu lain yg non Babi..

#ctb 35. Toleransi seperti itu kah yg kalian maksud?? Tolernsi macam apa itu??

#ctb 36. Pd saat petugas KUA menolak mengawinkan mereka krn beda agama, Diana memaksa Cahyo mengaku beragama Katolik.. Ampun deh..

#ctb 37. Ibu Cahyo nasehatin Bapak Cahyo yg agak keras menolak, bahasa nya sih halus, tapi kalimat nya baru pernah saya dengar.. yaitu :

#ctb 38. RESTU adlh hak nya ANAK.. Orang Tua WAJIB untuk memberikan nya.. <<=== ASLI BARU DENGER MALAM INI.. Ajaran Sesat !!

#ctb 39. Pd saat ada pasangan beda agama mau menikah, petugas KUA menolak, kalau mau kamu nikah ke GEREJA aja.. knp gak ke MESJID opsi nya?

#ctb 40. Kesimpulan nya adlh, film ini sangat2 tidak bagus, mengajarkan Toleransi yg Kebablasan.. Semoga semua pd sadar dan TOBAT.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar