data-config="{'skin':'skins/scmGreen/skin.css','volume':100,'autoplay':true,'shuffle':false,'repeat':1,'placement':'top','showplaylist':false,'playlist':[{'title':'Nurul Musthofa-Ya Dzaljalali Wal Ikram ','url':'http://www.youtube.com/watch?v=_eV6T3hpwEA'},{'title':'Nurul Musthofa-Ya Robbi Sholli Ala Muhammad','url':'http://www.youtube.com/watch?v=2vwjFDiMhv0'}]}" >


Jumat, 18 Oktober 2013

Rencana Menteri Agama Bubarkan Ahmadiyah Ditentang Tokoh JIL

Menteri Agama Suryadharma Ali (SDA) menyatakan bahwa Pemerintah Indonesia akan berguru ke Pakistan guna mempelajari cara menangani permasalahan Ahmadiyah. 

Pemerintah Pakistan diketahui berhasil memutuskan bahwa Ahmadiyah bukan termasuk Agama Islam.

Rencana itu disampaikan SDA saat bertemu dengan Menteri Urusan Haji Pakistan Sader Muhammad Yusuf di Madinah, Arab Saudi, Rabu (09/10/2013) sore waktu setempat.


Saat ini Pakistan sudah membuat kebijakan nasional dengan menempatkan Ahmadiyah bukan bagian dari Islam.


Namun sayangnya niat baik Menag malah dikomentari negatif oleh salah satu tokoh muda Jaringan Islam Liberal (JIL) Zuhairi Misrawi, ia mengatakan “Pakistan adalah negara terburuk dalam melindungi warga Ahmadiyah. Tapi, Menag justru ingin belajar dari Pakistan,” tegas Zuhairi melalui akun Twitter ?@zuhairimisrawi.


Dengan dalih kebebasan beragama selama ini kelompok JIL senantiasa mendukung aliran sesat di Indonesia, padahal aliran sesat seperti Ahmadiyah bukan masalah kebebasan beragama melainkan penodaan agama.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar