data-config="{'skin':'skins/scmGreen/skin.css','volume':100,'autoplay':true,'shuffle':false,'repeat':1,'placement':'top','showplaylist':false,'playlist':[{'title':'Nurul Musthofa-Ya Dzaljalali Wal Ikram ','url':'http://www.youtube.com/watch?v=_eV6T3hpwEA'},{'title':'Nurul Musthofa-Ya Robbi Sholli Ala Muhammad','url':'http://www.youtube.com/watch?v=2vwjFDiMhv0'}]}" >


Sabtu, 26 Oktober 2013

Munarman: Pernyataan Nurul Arifin Tak Layak Didengar

Juru Bicara Front Pembela Islam (FPI) Munarman SH, mengecam pernyataan politisi Partai Golkar, Nurul Afirin, yang mempertanyakan apa yang dikatakan oleh Mendagri Gamawan Fauzi. Munarman menegaskan, pernyataan Nurul Arifin tidak layak didengar.

"Nurul Arifin dari Partai Golkar. Ada kader dari Partai Golkar yang korupsi soal pengadaan Alquran. Jadi, ngapain dengar omongan dari orang yang organisasinya banyak terlibat korupsi. Ngurus anggotanya saja tidak becus," kritik Munarman seperti dikutip Tribunnews.com, Jumat (25/10/2013).

Sebelumnya, seperti dikutip Kompas.com, Nurul Arifin mempertanyakan maksud Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, yang mengimbau para kepada kepala daerah untuk bekerja sama dengan Front Pembela Islam (FPI) dalam menjalankan pembangunan dan program di daerah.

Menurut Nurul, imbauan Mendagri layak dipertanyakan karena dapat terjadi banyak penafsiran di dalamnya.

"Kenapa harus FPI, apa enggak ada yang lain untuk mengawasi? Saya akan pertanyakan lebih lanjut pada Mendagri. Emang enggak ada yang lain, yang kredibilitasnya lebih baik dari FPI," kata Nurul Arifin.

Menanggapi pernyataan Nurul Arifin ini, Munarman mengatakan partai Nurul yang banyak dihuni para koruptor lebih tidak layak lagi dilibatkan dalam urusan kemasyarakatan.

"Kalau logika Nurul Arifin digunakan, maka partainya nggak berhak untuk dilibatkan dalam urusan sosial, politik, kemasyarakatan. Orang kredibilitasnya dikenal sebagai partai korup kok," kecam Munarman lagi.

Sebelumnya, Mendagri Mendagri Gamawan Fauzi mengimbau kepada kepala daerah untuk menjalin kerja sama dengan FPI. Kepala daerah seharusnya tidak alergi dengan organisasi kemasyarakatan (ormas). Menurut Gamawan, kerja sama bisa dilakukan untuk program-program yang baik.

"Kalau perlu dengan FPI juga kerja sama untuk hal-hal tertentu. Iya kan? Kerja sama untuk hal-hal yang baik," ujar Gamawan, dalam sambutan Rapat Koordinasi Nasional Pengelolaan Kawasan Perkotaan Tahun 2013, di Hotel Red Top, Kamis (24/10/2013) kemarin.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar