data-config="{'skin':'skins/scmGreen/skin.css','volume':100,'autoplay':true,'shuffle':false,'repeat':1,'placement':'top','showplaylist':false,'playlist':[{'title':'Nurul Musthofa-Ya Dzaljalali Wal Ikram ','url':'http://www.youtube.com/watch?v=_eV6T3hpwEA'},{'title':'Nurul Musthofa-Ya Robbi Sholli Ala Muhammad','url':'http://www.youtube.com/watch?v=2vwjFDiMhv0'}]}" >


Sabtu, 12 Oktober 2013

KOMPLEK DUTA BEKASI UTARA (danau buatan) sering dijadikan area PERZINAHAN.

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM.

Sebuah Kisah Nyata sengaja kami publish agar menjadi pelajaran buat kita semua dan sebagai rasa Syukur kepada Allah Ta'ala yang telah menggerakkan hati Masyarakat Bekasi untuk melaksanakan Amar Ma'ruf & Nahi Munkar di lingkungan mereka tinggal.

Bagi warga Bekasi Utara tentunya sudah banyak yang mengerti tentang "Danau Duta" di komplek Duta Harapan Bekasi Utara yang merupakan danau buatan untuk rekreasi warga Duta namun ketika malam dialihfungsikan oleh anak-anak remaja untuk tempat berpacaran bahkan menjurus kepada perbuatan-perbuatan mesum.

Tentunya ini menjadi keresahan warga dan DPC FPI Bekasi Utara selalu melakukan patroli bersama warga dan Polisi untuk menyisir dan membersihkan DANAU dari Praktek Pacaran dan Mesum lainnya.

Suasana Danau pun menjadi bersih dan tidak lagi ada kondom-kondom bekas yang berserakan. Hingga beberapa waktu yang lalu ketika jam menunjukkan hampir pukul 24 malam, seorang Satpam Perumahan yang selalu keliling memergoki sebuah Mobil Minibus Dinas DAMKAR bergoyang-goyang dan ternyata di dalamnya ada sepasang "MANUSIA" yang sudah bertelanjang melakukan "GOYANG DAMKAR", sontak saja sang Satpam berteriak memanggil warga perumahan yang masih berjaga-jaga di pos masing-masing.

"Zinaaa.....!! Zinaaa....!!"

Warga pun berduyun datang namun karena Setan sudah menguasai pengemudi Mobil DAMKAR yang masihh telanjang itu, ia pun melajukan mobilnya dengan tiada kendali dan banyak warga yang diserempet mobil tersebut.

Melihat kejadian itu, seorang Polisi yang berdinas di bagian Intel Polres Kota Bekasi yang juga warga Duta Harapan mengejar mobil DAMKAR bermaksud hendak menghentikan laju kendaraannya agar tidak membahayakan warga lainnya.

Namun sangat disayangkan belum lagi sang Polisi memintanya untuk menghentikan mobil, sang pengemudi sengaja menyenggol motor yang dikendarai oleh DENI lalu terjatuhlah Polisi itu dari motornya.

INNA LILLAHI WA INNA ILAIHI RAJIUN.... Tulang Pundak Polisi Deni patah akibat serempetan mobil yang begitu kencang dan membuatnya terjatuh dari motor. Pundaknya pun dibelek oleh dokter dan dipasangi 7 pen beserta platnya.

Saat ini, Polisi Deni masih terbaring di rumahnya... dan dengan tersenyum ia berkata seorang Pimpinan DPC FPI yang bersilaturahim ke rumahnya.

"Amar Ma'ruf dan Nahi Munkar itu bukan tugas FPI aja kan mas Budi...? Saya Ridlo dengan ketentuan Allah, jika dalam menjalankan Amar Ma'ruf dan Nahi Munkar mendapatkan resiko seperti ini...!!"

SUBHANALLAH...!!
Semoga semakin banyak warga-warga Bekasi yang siap sedia melaksanakan Amar Ma'ruf & Nahi Munkar serta menjaga lingkungan mereka dan segala macam bentuk kemaksiatan dan perzinahan.

ALLAHU AKBAR WA LILLAHILHAMD.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar