data-config="{'skin':'skins/scmGreen/skin.css','volume':100,'autoplay':true,'shuffle':false,'repeat':1,'placement':'top','showplaylist':false,'playlist':[{'title':'Nurul Musthofa-Ya Dzaljalali Wal Ikram ','url':'http://www.youtube.com/watch?v=_eV6T3hpwEA'},{'title':'Nurul Musthofa-Ya Robbi Sholli Ala Muhammad','url':'http://www.youtube.com/watch?v=2vwjFDiMhv0'}]}" >


Rabu, 24 Juli 2013

Sempat Diretas Musuh Islam, Situs Resmi FPI Kembali Normal.

Situs resmi milik Front Pembela Islam (FPI) diretas. DPP FPI menduga hal itu dilakukan oleh musuh-musuh Islam yang selama ini membenci FPI.
 

Sekjen FPI, KH. Ahmad Shabri Lubis, membenarkan hal tersebut.  “Benar situs FPI dihack,” ujarnya kepada voa-islam.com, Rabu (24/7/2013).

Pihak maintenance IT dari FPI hingga kini masih terus melacak dan melakukan perbaikan atas situs resmi FPI.


“Sedang kita lacak, kemudian juga sedang diperbaiki agar bisa difungsikan kembali,” ungkapnya.

Dari pantauan yang dilakukan, tampilan muka situs FPI yang biasanya berisi jadwal kegiatan atau sikap resmi organisasi tersebut, awalnya berubah menjadi gambar perempuan berkerudung putih dengan latar belakang hitam.

Beberapa menit kemudian, gambar tersebut berubah lagi menjadi gambar hantu berambut panjang, yang ditulisi dengan keterangan “Hacked by Besideo7. Serius gan?” Gambar horor ini muncul sekitar pukul 11.30-11.50 WIB.


Serangan terhadap situs FPI belum berakhir. Laman FPI sempat berubah putih dan ditulisi kalimat yang berubah-ubah dari menit ke menit. Sempat muncul kalimat “FPI Telah Melawan Hukum,” yang disusul dengan kalimat “Maintenance untuk selamanya by fake admin FPI.” Judul website FPI pun berganti-ganti, misalnya menjadi DevilScream.

Terakhir hingga pukul 14.11 WIB, situs FPI yang beralamat www.fpi .or.id masih mengalami gangguan yang ada hanya beberapa kalimat dengan background tampilan putih.
 

“KALIAN SUDAH SALAH MENILAI FPI!!! KALIAN SAMA SAJA MENDUKUNG MAKSIAT DI INDONESIA INI, JANGAN LAH DI PERBODOHKAN OLEH MEDIA !

/MAAF JIKA SAYA SALAH<” demikian bunyi kalimat di halaman situs resmi FPI.
Namun, berdasarkan pantuan redaksi voa-islam.com di dunia maya, sekitar pukul 15.00 WIB, situs FPI sudah kembali pulih dan terlihat normal dengan tampilan seperti sedia kala.

Meski demikian aksi peretasan ini mengganggu penyebaran informasi resmi dari FPI. Apalagi beberapa hari terakhir FPI begitu disoroti tuduhan melakukan kekerasan terkait bentrok FPI dengan preman pelacuran di Sukorejo, Kendal pada Kamis yang lalu.
 
Atas musibah yang bertubi-tubi ini KH. Ahmad Shabri Lubis meminta kepada umat Islam di seluruh tanah air agar memanjatkan doa guna mendukung FPI agar tetap istiqamah berjuang di jalan Allah.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar