data-config="{'skin':'skins/scmGreen/skin.css','volume':100,'autoplay':true,'shuffle':false,'repeat':1,'placement':'top','showplaylist':false,'playlist':[{'title':'Nurul Musthofa-Ya Dzaljalali Wal Ikram ','url':'http://www.youtube.com/watch?v=_eV6T3hpwEA'},{'title':'Nurul Musthofa-Ya Robbi Sholli Ala Muhammad','url':'http://www.youtube.com/watch?v=2vwjFDiMhv0'}]}" >


Rabu, 24 Juli 2013

Sekjen FPI: SBY Konsumsi Berita tak Akurat, Jadi Pembela Pelacuran!.


Pernyataan SBY yang menuding Front Pembela Islam (FPI) melakukan kekerasan dan main hakim sendiri ternyata disampaikan pula melalui jejaring sosial twitter dan facebook.
 
“Untuk FPI, hentikan kekerasan dan main hakim sendiri. Untuk Polri, saya perintahkan tegakkan hukum seadil-adilnya,” demikian kutipan status SBY tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Sekjen FPI, KH. Ahmad Shabri Lubis dengan tegas membantahnya.

“SBY mengkonsumsi  berita yang tidak akurat. Sehingga dia membela pelacuran dan premanisme!” tegasnya kepada voa-islam.com, Senin (22/7/2013).

Ia mempertanyakan di mana letak kesalahan FPI yang mengingatakan sejumlah tempat maksiat di Kendal yang tetap buka di bulan suci Ramadhan.
 

“Dimana letak salahnya FPI? FPI hanya mengingatkan pelacuran di Kendal yang dibiarkan buka dibulan suci Ramadhan adalah menodai Islam,” ujarnya.


Sebaliknya, menurut ustadz Shabri, FPI justru menjadi korban kekerasan premanisme yang membela pelacuran.

“FPI korban kekerasan premanisme. Sekarang sudah 4 orang preman yang menjadi provokator ditangkap polisi,” tuturnya.

Ustadz Shabri juga mengungkapkan, bahwa FPI telah menyampaikan rilis terkait insiden bentrokan di Kendal pada Kamis (18/7/2013).
 
Pertama, pada hari Rabu, 8 Ramadhan 1434 H / 17 Juli 2013 M, DPW FPI Temanggung melakukan buka bersama. Namun di sela-sela menjelang kegiatan tersebut FPI melakukan amar ma’ruf nahi munkar.


  1. Ba'da Ashar 20 orang FPI ke Sukorejo - Kendal, di Kecamatan Patean FPI mengamankan Pedagang Togel dengan bukti-buktinya.
  2. Nahi Munkar ke sarang pelacuran Alaska dan di perjalanan bentrok dengan preman, sehingga 1 unit mobil FPI rusak.
  3. Kasus tersebut sudah ada penyelesaian dengan Kapolres Kendal.
  4. Malam harinya preman setmpat yang dibekingi kelompok Nasrani menantang FPI, sehingga FPI siaga.
Kedua, pada hari Kamis, 9 Ramadhan 1434 H / 18 Juli 2013 M, laskar FPI sholat di Masjid Bundaran Sukorejo untuk monitoring keadaan dengan jumlah anggota yang terbatas.


  1. Setelah FPI berkoordinasi dengan aparat setempat maka berhasil menutup tempat pelacuran.
  2. FPI keluar dari tempat pelacuran, tapi dihadang oleh preman-preman. Karena panik mobil FPI tak sengaja menabrak 7 orang dan meninggal 1 orang.
  3. Kemudian preman-preman memprovokasi masyarakat yang awalnya mendukung FPI, akhirnya membntu preman-preman, sehingga mobil-mobil FPI dihancurkan oleh preman dan masyarakat.
  4. 26 orang FPI dievakuasi ke Polres Kendal untuk dimintai keterangan. Lalu 23 orang dilepas dan 3 orang lainnya ditahan. Sementara 4 unit mobil FPI yang dirusak malah jadi barang bukti.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar