data-config="{'skin':'skins/scmGreen/skin.css','volume':100,'autoplay':true,'shuffle':false,'repeat':1,'placement':'top','showplaylist':false,'playlist':[{'title':'Nurul Musthofa-Ya Dzaljalali Wal Ikram ','url':'http://www.youtube.com/watch?v=_eV6T3hpwEA'},{'title':'Nurul Musthofa-Ya Robbi Sholli Ala Muhammad','url':'http://www.youtube.com/watch?v=2vwjFDiMhv0'}]}" >


Rabu, 24 Juli 2013

Datangi Kemendagri, FUI Beri Dukungan untuk FPI

FUI mendukung keberadaan FPI melakukan aktivitas membantu masyarakat baik dengan aksi sosial maupun aksi amar makruf nahi mungkar, karena ini adalah kewajiban mulia yang harus dilakukan oleh semua umat Islam.

Kedatangan delegasi FUI menurut KH. Muhammad al Khathtahth agar Kemendagri tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab. Akibat insiden di Kendal, ada pihak-pihak yang menuntut agar FPI dibubarkan.

"Kepada Mendagri dan para penjabat terkait kita meminta agar tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang selalu dengki dan memusuhi FPI yang selalu membuat fitnah dan menuntut pembubaran FPI. Karena terkait kasus di Kendal sejatinya adalah penyerangan preman pelacuran terhadap FPI bukan FPI bentrok dengan warga. Justru wargalah yang membutuhkan FPI karena banyaknya kemaksiatan di Kendal," ujar Sekjen FUI, Ustadz al Khaththath.

Selain menjelaskan perkara yang sebenarnya, FUI juga menyayangkan pemberitaan media yang tidak benar dan berbau fitnah. Karenanya FUI meminta agar Kemendagri teliti dalam menyikapi dan tidak terprovokasi dengan banyaknya pemberitaan yang beredar.

Delegasi FUI diterima oleh Kasubdit Ormas Ditjen Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kemendagri, Bachtiar. Kepada FUI, Bachtiar mengatakan pemerintah akan teliti dan tidak akan gegabah dalam memutuskan masalah pembubaran ini. Selain Ustad al Khaththath, pimpinan ormas yang hadir antara lain Ustadz Ahmad Michdan (TPM), Ustadz Alfian Tanjung (Taruna Muslim), Ustadz Zulfi Syukur (DDII) dan lainnya. (Suara-Islam.com)

Pimpinan ormas dan lembaga Islam yang tergabung dalam Forum Umat Islam (FUI) pada Selasa (23/7/2013) mendatangi Kementrian Dalam Negeri (kemendagri) untuk memberikan dukungan terhadap organisasi massa Front Pembela Islam (FPI) terkait kasus di Kendal beberapa waktu lalu.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar