data-config="{'skin':'skins/scmGreen/skin.css','volume':100,'autoplay':true,'shuffle':false,'repeat':1,'placement':'top','showplaylist':false,'playlist':[{'title':'Nurul Musthofa-Ya Dzaljalali Wal Ikram ','url':'http://www.youtube.com/watch?v=_eV6T3hpwEA'},{'title':'Nurul Musthofa-Ya Robbi Sholli Ala Muhammad','url':'http://www.youtube.com/watch?v=2vwjFDiMhv0'}]}" >


Senin, 04 November 2013

Jaya Suprana : Mudah- mudahan Habib Rizieq mau mengisi acara tersebut dan menjelaskan segalanya tentang FPI


Jaya Suprana bukan nama asing di negeri ini. Berbagai predikat tersemat pada dirinya. Pengusaha, presenter, penulis, kartunis, bahkan pencipta lagu. Meski keturunan Tionghoa, Jaya Suprana besar dalam budaya Jawa.

Anehnya, meski hingga sekarang bos Jamu Jago ini masih beragama Kristen tapi dia mengaku belajar Alquran. Jaya mengaku, gurunya belajar Islam adalah Gus Dur dan Nurcholis Madjid, dua tokoh Islam yang selama ini dikenal sebagai penggagas dan pelopor gerakan sekulerisme di Indonesia. Karena Gus Dur dan Cak Nur telah meninggal, Jaya mengaku akan berguru kepada Imam Besar FPI Habib Rizieq Syihab.

"Alquran saya pelajari sendiri, guru saya Gus Dur dan Nurkholis Madjid. Tapi keduanya sudah meninggal. Saat ini saya berharap Habib Rizieq jadi pengganti guru saya," kata pria kelahiran Denpasar, 27 Januari 1949 lalu itu di Markaz Syariah, Petamburan, Jakarta Pusat, Ahad (3/11/2013).

Jaya mengaku kagum dengan sosok Habib Rizieq. Karena itulah dia datang ke tempat Habib. Kedatangannya ke markaz FPI, kata Jaya, supaya masyarakat tahu siapa sebenarnya FPI.

"Saya punya acara TV mudah- mudahan Habib Rizieq mau mengisi acara tersebut dan menjelaskan segalanya tentang FPI," kata pembawa acara "Jaya Suprana Show" di TVRI ini.

Untuk FPI, di hadapan jamaah FPI yang mengikuti ta'lim di Petamburan, Pendiri MURI ini berpesan supaya meneruskan perjuangannya. Menurutnya bila FPI tidak ada kemaksiatan akan menguasai negeri ini.

"Teruskan perjuangan Anda, jika tidak ada FPI pelan-pelan maksiat akan menguasai negeri ini. Terima kasih, hidup FPI," pungkasnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar