data-config="{'skin':'skins/scmGreen/skin.css','volume':100,'autoplay':true,'shuffle':false,'repeat':1,'placement':'top','showplaylist':false,'playlist':[{'title':'Nurul Musthofa-Ya Dzaljalali Wal Ikram ','url':'http://www.youtube.com/watch?v=_eV6T3hpwEA'},{'title':'Nurul Musthofa-Ya Robbi Sholli Ala Muhammad','url':'http://www.youtube.com/watch?v=2vwjFDiMhv0'}]}" >


Rabu, 12 Juni 2013

Tantowi Sebut Israel tak Memusuhi Islam, Habib Rizieq: Apa Dia Buta dan Tuli?

Jakarta (SI Online) - Ketua umum Front Pembela Islam (FPI) Habib Muhammad Rizieq Syihab mengecam keras kunjungan sejumlah orang Indonesia yang dipimpin Wasekjen Partai Golkar Tantowi Yahya ke Israel baru-baru ini. Habib Rizieq berpandangan Tantowi dan gerombolannya tidak berhak mengatasnamakan bangsa Indonesia.

"Tantowi Yahya dan gerombolannya dalam kunjungan mereka ke Parlemen Israel tidak berhak mengatasnamakan Indonesia, karena "kunjungan ilegal tersebut" telah melukai hati umat Islam Indonesia, sekaligus sudah melecehkan amanat Muqaddimah UUD 1945 yang anti penjajahan," kata Habib Rizieq kepada Suara Islam Online, di Jakarta, Rabu (12/6/2013).

Atas pelanggaran tersebut, Habib Rizieq mengusulkan supaya Badan Kehormatan DPR menyidang Tantowi dan memecatnya dari keanggotannya di Komisi I DPR. Habib juga meminta Golkar supaya memecat Wasekjennya tersebut.

"BK DPR RI dan Partai golkar harus menyidang Tantowi dan memecatnya dari anggota Komisi I DPR RI dan dari Golkar," tandasnya.

Terkait ungkapan Tantowi ke sejumlah media massa, bahwa Israel tidak memusuhi Islam, dengan alasan 30 persen penduduk Israel beragama Islam dan dari 120 anggota parlemen terdapat 8 orang representasi dari Islam, Habib Rizieq merasa heran dan mempertanyakan apa Tantowi buta dan tuli.

"Bagaimana bisa Tantowi menyatakan bahwa Israel tidak memusuhi Islam?! Apa dia buta dan tuli, sehingga tidak tahu bahwa Israel itu menjajah negeri Islam Palestina, dan berulangkali menistakan kesucian Masjidil Aqsha, serta sering membombardir Gaza yang mengakibatkan banyak korban luka dan cacat bahkan mati dari kalangan wanita dan anak-anak umat Islam yang tidak berdosa?", cecar Habib.

"Heran, kok Golkar meletakkan orang yang mengalami "keterbelakangan intelektual" sebagai anggota DPR RI," pungkasnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar